MerahPutih.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengimbau netizen termasuk suporter Timnas Indonesia tidak melakukan tindakan diskriminatif terhadap fan perempuan. Hal itu bisa disamakan dengan penghinaan gender.
"Kami berharap suporter atau netizen tolong jangan diskriminatif terhadap perempuan, dengan mengatakan hal-hal yang tidak benar mengenai fan perempuan Indonesia," kata Arya dalam keterangannya yang dibagikan.
Hal ini menyusul respons terhadap fan perempuan yang menunjukkan antusiasnya terhadap para pemain Timnas. Bahkan menunggu kedatangan pemain di bandara, untuk menemui.
Netizen dan suporter meminta fan perempuan tersebut untuk tidak mengganggu kenyamanan para pemain Timnas Indonesia.
Adapun terkait ini, PSSI juga menerjunkan sejumlah personel untuk mengawal para pemain selama menjalani pemusatan latihan jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak dan Filipina.
Baca juga:
PSSI Terjunkan Personel Kawal Timnas Indonesia, Exco: Sesuai SOP
Arya juga menjelaskan bahwa tindakan diskriminatif sangat bertentangan dengan nilai-nilai baik yang ada di dunia sepak bola internasional, sehingga tidak boleh menjadi budaya ke depannya.
"Jadi netizen atau suporter harus mulai belajar menghargai nilai-nilai di dalam sepak bola yang menjunjung tinggi unity, tidak rasis, tidak bias gender, itu musuh utama dari sepak bola di dunia. Jadi sebagai suporter sepak bola tolonglah jangan melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya. (*)