Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prospek Ekonomi Indonesia Sepanjang 2024

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Februari 2024

MerahPutih.com - Kondisi ekonomi dunia diklaim mengalami fragmentasi ekonomi, di mana ekonomi Amerika Serikat turun dan Tiongkok melambat. Selain itu, masih terdapat tensi geopolitik dan meningkatnya tekanan fiskal. Namun, Bank Indonesia (BI) optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

BI meyakini pertumbuhan ekonomi pada 2024 di atas 5 persen, dengan proyeksi dalam rentang 4,7 persen sampai dengan 5,5 persen.

Baca Juga:

Sektor Manufaktur Disebut Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Optimis bahwa pertumbuhan tahun ini Insya Allah bisa sedikit di atas 5 persen, yaitu kisaran 4,7 persen sampai 5,5 persen. Tahun depan Insya Allah bisa naik 4,8 persen sampai 5,6 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (1/2).

Ia memaparkan, optimisme tersebut didasarkan pada kinerja perekonomian Indonesia yang terus menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan di kisaran 5 persen. Kinerja ekonomi saat ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

BI menegaskan, inflasi terus terkendali dalam kisaran sasaran, yang mana pada 2023 inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 2,61 secara year on year (yoy), tetap terjaga dalam kisaran target tiga plus minus satu persen. Inflasi tersebut juga merupakan salah satu yang terendah di dunia.

"Inflasi Insya Allah terkendali ke sasaran 2,5 plus minus satu persen tahun ini dan tahun depan," tuturnya dikutip Antara.

Selain itu, kata Ferry, Indonesia mengalami surplus perdagangan sehingga mampu menjaga ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2023 yang tercatat USD 3,3 miliar dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja.

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 naik menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Prospek perekonomian jangka menengah terus berlanjut dengan stabilitas yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 diperkirakan 4,8 persen sampai dengan 5,6 persen dan pada 2028 diproyeksikan 5,3 persen hingga 6,1 persen.

Inflasi pada 2024 dan 2025 diperkirakan dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen. Kredit pada 2024 diperkirakan tumbuh 10-12 persen dan pada 2025 meningkat 11-13 persen. (*)

Baca Juga:

BI Masih Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023 Capai 5,3 Persen

Baca Artikel Asli