Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta

Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah menyiapkan rencana pengembangan layanan transportasi jalur udara sebagai bagian dari rencana jangka panjang Ibu Kota.

Pramono mengatakan persiapan dilakukan sejak dini karena Jakarta sebagai kota megapolitan dinilai akan membutuhkan pengaturan transportasi udara pada masa mendatang.

Menurut dia, layanan transportasi udara mulai berkembang di sejumlah kota besar dunia. Pramono mencontohkan New York yang baru saja dikunjunginya.

Meski demikian, bentuk layanan transportasi udara yang akan diterapkan di Jakarta belum ditentukan. Helikopter menjadi salah satu kemungkinan moda yang disebut Pramono.

Baca juga:

Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun

Jakarta Mulai Siapkan Regulasi Transportasi Udara

Pramono mengatakan pemerintah daerah perlu melakukan persiapan sejak awal, termasuk dari sisi regulasi. Hal itu dilakukan agar perizinan tidak baru diurus ketika transportasi udara sudah menjadi kebutuhan.

"Apakah nanti helikopter atau apa pun yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara-negara besar, termasuk kemarin pada saat saya ke New York, maka kita mempersiapkan itu di awal," kata Pramono kepada wartawan, yang dikutip Sabtu (3/10).

Menurut Pramono, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan layanan tersebut.

Jangan sampai ketika sudah menjadi kebutuhan, baru perizinannya diurus, terutama perda yang berkaitan dengan itu,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Transjakarta Juga Disiapkan untuk Jalur Laut

Rencana pengembangan transportasi Jakarta tidak hanya menyasar jalur udara. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan layanan Transjakarta jalur laut menuju Kepulauan Seribu.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari rencana ekspansi layanan transportasi Transjakarta.

Di tengah rencana pengembangan itu, Pemprov DKI juga mengusulkan penambahan modal dasar Transjakarta.

Nilai modal dasar Transjakarta direncanakan meningkat dari sebelumnya Rp 5,225 triliun menjadi Rp 13,4 triliun.

"Modal dasar TransJakarta ditingkatkan dari sebelumnya, Rp 5,225 triliun menjadi Rp 13,4 triliun," tuturnya. (Asp)

Baca Artikel Asli