Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembenahan kawasan kumuh di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wilayah yang menjadi sasaran penataan meliputi Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang.

Pramono mengatakan penerapan AI akan dilakukan secara langsung di lapangan, termasuk untuk kawasan sepanjang 2,3 kilometer di wilayah tersebut.

"Secara khusus Jakarta ingin menerapkan program AI ini secara aplikasi langsung di lapangan. Maka ada 2,3 kilo di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Daerah Tanah Abang, Kebon Kacang," kata Pramono di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Kamis (8/10).

Baca juga:

Kawasan Kumuh di Jakarta Tinggal 211 Wilayah, Bertahap Warga Dipindah ke Rumah Susun

Penataan Tanpa Penggusuran

Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan melakukan penggusuran terhadap masyarakat di tiga wilayah tersebut.

Menurut dia, pendekatan AI akan digunakan dalam proses renovasi dan revitalisasi kawasan.

"2,3 kilo kita akan menerapkan pendekatan AI untuk melakukan renovasi, revitalisasi tanpa melakukan penggusuran di tempat itu," ucapnya.

Politikus senior itu menuturkan penggunaan AI dalam penataan permukiman tersebut masih dalam tahap penyempurnaan.

AI, lanjut dia, dapat dimanfaatkan untuk membantu perancangan kawasan, penggunaan CCTV, serta mendukung pendekatan penataan yang lebih terukur.

Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh apa, implementasi dari Artificial Intelligence untuk menyelesaikan persoalan kumuh yang ada di Jakarta,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Lokasi Dekat Istana dan Balai Kota

Pramono menegaskan tiga lokasi tersebut akan segera dipercantik. Salah satu pertimbangannya adalah posisi kawasan yang tidak jauh dari Istana Negara dan Balai Kota DKI.

"Karena tempatnya itu adalah tidak jauh dari apa, Balai Kota, tidak jauh dari Istana, maka betul-betul dalam melakukan pendekatan revitalisasi atau penyempurnaan tempat itu kami menggunakan AI, tidak melakukan penggusuran," urainya.

Baca juga:

Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran

Penanganan kawasan tersebut ditargetkan rampung pada 2028. Pramono berharap program itu nantinya dapat menjadi contoh penerapan teknologi untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman.

"Dan harapannya di 2028 mudah-mudahan tempat tersebut sudah menjadi jauh lebih cantik," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli