Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan

Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026

MerahPutih.com - Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Selasa, 20 Oktober 2026, menyoroti potensi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia. Masyarakat pesisir, nelayan, dan pelaku pelayaran diminta mewaspadai kondisi tersebut.

BMKG juga memprakirakan cuaca beragam di sejumlah wilayah, mulai dari hujan ringan hingga udara kabur dan kondisi berasap.

Di Pulau Jawa, cuaca cerah berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar. Sementara itu, Yogyakarta, Mataram, dan Kupang diprakirakan mengalami udara kabur.

Baca juga:

BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla

Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

Di Sumatera, hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu. Udara kabur diprakirakan melanda Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, serta Pangkal Pinang. Bandar Lampung berpotensi mengalami kondisi berasap atau berkabut.

Di Kalimantan, hujan ringan diprakirakan turun di Pontianak, Tanjung Selor, dan Samarinda. Sementara itu, Palangkaraya dan Banjarmasin berpotensi mengalami kondisi berasap atau berkabut.

Untuk Sulawesi, hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju. Adapun Palu, Gorontalo, Manado, dan Makassar diprakirakan mengalami udara kabur.

Di Maluku dan Papua, hujan ringan berpotensi terjadi di Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Ternate diprakirakan berawan, sedangkan Ambon, Sorong, Manokwari, dan Merauke berpotensi mengalami udara kabur.

Siklon Tropis Champi Jadi Perhatian BMKG

BMKG turut memantau Siklon Tropis Champi yang berada di Laut Filipina, sebelah timur Filipina. Siklon ini memiliki tekanan pusat 935 hektopascal (hPa) dengan kecepatan angin maksimum sekitar 50 meter per detik atau 100 knot.

Keberadaan siklon tersebut berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa gelombang laut kategori sedang di perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara Papua, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Baca juga:

BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi

Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau di Laut Andaman, perairan utara Kalimantan Barat, dan Laut China Selatan. Fenomena ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya.

BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau memantau informasi dan peringatan cuaca terbaru dari BMKG guna mengantisipasi risiko akibat gelombang tinggi.

Baca Artikel Asli