Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Port FC Buka Suara soal Dugaan Rasisme ke Bek Persib Gabriel Mutombo, Siap Hadapi Investigasi

Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026

MerahPutih.com - Port FC membantah tuduhan rasisme terhadap bek Persib Bandung, Gabriel Mutombo, dalam pertandingan ASEAN Club Championship 2026/2027. Klub Thailand itu menegaskan tidak ada pemainnya yang melontarkan hinaan rasial dan menyatakan siap menjalani pemeriksaan jika kasus tersebut berlanjut.

Kontroversi ini mencuat setelah duel Port FC kontra Persib Bandung di Stadion Thammasat, Thailand, pada 8 Oktober 2026. Media melaporkan Gabriel Mutombo diduga menjadi korban tindakan rasisme saat pertandingan berlangsung.

Insiden terjadi pada menit ke-56. Mutombo disebut melaporkan dugaan penghinaan rasial yang dilakukan seorang pemain Port FC kepada wasit asal Malaysia, Nasarudin Nazmi.

Baca juga:

Heboh! Gabriel Mutombo Diduga Jadi Korban Rasisme saat Persib Vs Port FC, Luka Menalo Buka Suara

Wasit kemudian menghentikan pertandingan selama sekitar tiga hingga empat menit untuk memeriksa VAR.

Namun, setelah peninjauan tersebut, tidak ada hukuman yang dijatuhkan dan pertandingan kembali dilanjutkan.

Port FC Klaim Terjadi Adu Mulut, Bukan Rasisme

Mengutip laporan Ball Thai Stand, sumber internal Port FC menyebut insiden tersebut merupakan cekcok biasa antarpemain di lapangan.

Menurut sumber itu, Mutombo disebut lebih dahulu melontarkan kata-kata kasar sebelum pemain Port FC membalas. Meski terjadi adu mulut, pihak klub menegaskan tidak ada ucapan yang mengandung unsur penghinaan rasial maupun etnis.

Port FC menyatakan siap bekerja sama sepenuhnya apabila ada proses penyelidikan atau dakwaan resmi.

Baca juga:

Ungkapan Manuel Bihr Kembali Dibuat ‘Indonesia’ Gigit Jari, Giliran Persib Hadirkan Kekalahan Menyakitkan Usai Takluk bersama Timnas

Port FC Tegaskan Kebijakan Antirasisme

Port FC juga menegaskan memiliki kebijakan tegas terhadap segala bentuk diskriminasi rasial. Klub beralasan komposisi tim yang dihuni banyak pemain asing membuat penghormatan terhadap perbedaan menjadi bagian penting dalam lingkungan mereka.

Klub Thailand tersebut mengeklaim seluruh pemain saling menghormati, baik sebagai rekan setim maupun ketika menghadapi lawan di lapangan.

Baca Artikel Asli