MerahPutih.com- Tingginya tingkat konsumsi warga saat bulan Ramadan mesti seiring dengan adanya ketersedediaan pangan dan sembako.
Polisi pun melakukan patroli persediaan harga sembako di sejumlah pasar hingga gudang bahan pokok Jakarta Pusat, Senin (4/4).
Baca Juga:
Satgas Pangan Polri Pantau Minyak Goreng dari Hulu sampai Hilir
Beberapa pasar itu seperti Gondangdia, Tanah Abang, Paseban, Johar Baru, Cempaka Putih, dan Jembatan Merah.
Dari pemantauan di pasar hingga gudang sembako, beberapa bahan kebutuhan pokok mulai dari sayur mayur, daging, telur dan bahan kebutuhan pokok lainnya dipastikan stoknya aman terkendali.
“Ketersediaan bahan-bahan pokok aman terkendali. Belum menemui kendala berarti di lapangan, harganya pun masih stabil,” ujar Kanit Krimsus Reskrim Polres Jakarta Pusat Iptu Diaz Jananuraga, Selasa (5/4).
Diaz mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat yang sangat berdampak pada situasi kamtibmas.
"Kegiatan ini dilakukan guna memastikan dan menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Ia akan diterjunkan untuk melakukan pengecekan, baik itu pengecekan ketersediaan minyak goreng, bahan sembako hingga pengecekan harga di sejumlah pasar dan gudang di wilayah Jakarta Pusat.
Ia mengatakan jajarannya siap menindak segala bentuk tindakan kecurangan yang merugikan masyarakat sebagai konsumen. Khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
"Kami akan tindak tegas dan tidak pandang bulu jika adanya penyimpangan tersebut," tegas Diaz.
Pihaknya juga berharap peran serta aktif masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun
"Jangan ragu dan laporkan kepada kami jika menemukan adanya penyimpangan yang tidak sesuai di pasaran," imbuhnya.
Sama seperti di Jakarta Pusat, Personel Satreskrimsus Polres Metro Jakarta Barat kembali melaksanakan patroli dan memonitoring sekaligus mengecek persediaan harga sembako di sejumlah pasar.
Adapun pasar yang dilakukan pengecekan antara lain, Pasar Cengkareng Timur, Pasar Jaya Jembatan Lima, Pasar Jaya Jembatan 2, Pasar Grogol, Pasar Citra Garden, Pasar Slipi, Pasar Kedoya, Pasar Palmerah, Pasar Taman Surya, Pasar Puri, dan Pasar Mangga Besar.
Hal itu dilakukan guna pencegahan agar tidak terjadinya kelangkaan persediaan stok minyak goreng serta memonitoring harga minyak goreng dan sembako di sejumlah pasar yang berada di wilayah Jakarta Barat.
"Kami ingin memastikan bahwa persediaan dan harga minyak goreng maupun sembako stabil," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.
Ady menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat yang sangat berdampak pada situasi kamtibmas
Dari hasil pengecekan didapat kisaran harga sembako. Diantaranya, beras Rp 13 ribu, gula pasir Rp 15 ribu, daging sapi Rp 150 ribu, daging ayam Rp 40 ribu, telor ayam Rp 26 ribu, susu kaleng Rp 11,500, jagung Rp 10 ribu, LPG ukuran 3 KG Rp 16,500, dan garam Rp 14 ribu.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dengan adanya pengawalan melekat selama 24 jam penuh itu, minyak goreng dan bahan pokok dapat terjamin ketersediaannya guna memenuhi kebutuhan dari masyarakat.
Sigit menekankan, pengawasan dan pemantauan melekat selama 24 jam, pihak Polri akan mengerahkan personel dari Satgas Pangan tingkat pusat, daerah, intelijen hingga Bhabinkamtibmas.
Mereka akan melakukan pengecekan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng dan bahan pokok di pasaran.
Sigit mengungkapkan bahwa, pihak kepolisian juga melakukan pemantauan soal ketersediaan dan stabilitas harga terkait sembako dan kebutuhan masyarakat lainnya.
"Saat ini sedang kami rapatkan terkait kebutuhan sembako yang lain termasuk juga BBM yang saat ini mulai ada fluktuasi terkait harga dan ketersediaan dilapangan," tutup Sigit. (knu)
Baca Juga: