Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Pindah Kubu? AFC Kini Dukung Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA Lagi

Yusuf Abdillah - Jumat, 23 Oktober 2026

Merahputih.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberi dukungan penuh kepada Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA.

Sikap ini menarik perhatian karena AFC sebelumnya sempat mengkritik rencana FIFA mengelola hak komersial Piala Dunia melalui perusahaan yang melibatkan investor swasta.

Baca juga:

Skandal Baru FIFA! Gianni Infantino Diduga Kantongi Dana Ilegal Puluhan Miliar

Dukungan tersebut disampaikan Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, dalam Kongres Luar Biasa AFC 2026 di Tokyo, Jepang, Jumat (23/10).

Shaikh Salman menekankan bahwa persatuan menjadi kunci penting dalam mendorong perkembangan sepak bola, termasuk di kawasan Asia.

Kekuatan terbesar kita terletak pada persatuan, dan kita semua telah menyaksikan pencapaian bersejarah yang dapat diraih sepak bola Asia ketika kita berdiri bersama,

ujar Shaikh Salman.

"Perjalanan luar biasa dan pencapaian bersejarah sepak bola Asia berakar kuat pada kemitraan yang erat, kepercayaan, serta visi bersama yang kita miliki sebagai satu keluarga yang bersatu," lanjutnya.

Baca juga:

Federasi Norwegia Resmi Laporkan Infantino ke Komite Etik FIFA, Soroti Transparansi dan Tata Kelola

Ia kemudian menegaskan bahwa AFC siap melangkah ke masa depan dengan tetap menjaga solidaritas, termasuk memberikan dukungan kepada Infantino.

Ketika kita menatap masa depan yang lebih cerah dan lebih kompetitif, solidaritas tetap menjadi kekuatan terbesar kita. Kita siap melangkah maju, bersatu dalam memberikan dukungan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino,

jelasnya.

Sempat Kritik Infantino

Pada Juli 2026, AFC bersama UEFA dan CONCACAF menyuarakan penolakan terhadap proposal pembentukan FFE. Perusahaan tersebut diusulkan untuk mengelola hak komersial Piala Dunia dan sejumlah kompetisi FIFA dengan melibatkan investor swasta.

Baca juga:

Presiden AFC Tegaskan Kritik ke Infantino Sesuai Mandat

Ketiga konfederasi menilai proposal itu menimbulkan persoalan serius, terutama terkait transparansi, tata kelola, serta proses pengambilan keputusan di tubuh FIFA.

Kritik berlanjut pada 10 Agustus 2026. AFC, UEFA, dan CONCACAF menerbitkan surat terbuka yang menyoroti cara Infantino menangani proposal tersebut, meski rencana pembentukan FFE akhirnya ditinggalkan.

Baca Artikel Asli