MerahPutih.com - PSMS Medan mendadak dibikin pusing ketar-ketir sama krisis internal di tengah dominasi gacor mereka yang baru aja melesat ke posisi teratas puncaki klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Laju impresif skuad Ayam Kinantan yang sapu bersih tiga kemenangan beruntun dan raih sepuluh poin mendadak terusik berita buruk menjelang duel tandang super panas kontra PSPS Pekanbaru.
Pertempuran gengsi bertajuk Derbi Sumatra ini dipastikan berlangsung makin membara di Stadion Kaharuddin Nasution pada Minggu malam, 11 Oktober 2026, tepat pukul 19.00 WIB.
Baca juga:
Bernardo Tavares Soroti Konsistensi Persebaya saat Melawan PSMS
6 Pilar PSMS Terpaksa Menepi Jelang Duel Panas Derbi Sumatra
Sesi latihan resmi di Stadion Mini Pancing pada Selasa, 6 Oktober 2026 kemarin langsung memicu alarm bahaya lantaran enam pemain inti terpaksa absen ngumpul bareng tim demi menjalani perawatan medis.
Padahal, tim asuhan Eko Purdjianto lagi dalam performa monster lewat catatan statistik pertahanan baja yang cleansheet atau gak pernah kebobolan di tiga laga terakhirnya.
Ketangguhan tembok belakang mereka terbukti perkasa saat membantai Persiku Kudus 6-0, melibas Persikad Depok 4-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, plus mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga.
PSMS Pede Belum Pernah Kalah di Kandang
Kondisi meragukan dari enam pilar tersebut memaksa tim pelatih PSMS harus bekerja ekstra keras buat muter otak meracik formasi darurat sebelum rombongan terbang ke Riau.
Namun, sikap optimistik ditunjukka uru taktik PSMS Medan itu terdorong rekor impresif anak asuhnya yang terbukti belum pernah kalah di kandang selama gelaran liga musim ini
Lawan belum ambil poin di sini, kami pertahankan. Kami butuh konsistensi sampai selesai kompetisi,
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto.
Baca juga:
Duel PSIS Semarang Vs PSPS Pekanbaru Malam Ini, Buka Tirai Championship 2026/2027
PSPS Pekanbaru Mengintai Celah di Tengah Krisis Pemain PSMS
Namun, PSPS Pekanbaru jelas bukan lawan sembarangan karena mereka nempel ketat di urutan ketiga klasemen sementara, dengan torehan poin dari empat laga, atau hanya beda 1 pon dari PSMS di puncak klasemen Grup A
Ketatnya papan atas makin terasa sengit gara-gara persaingan angka yang sama persis juga dikantongi PSIS Semarang di posisi kedua dan Persikad Depok di peringkat keempat.
Pertemuan sengit dua rival abadi Sumatra ini bakal jadi sajian penutup paling dramatis dalam rangkaian sepuluh laga pekan kelima babak Championship yang bergulir pada 9 hingga 11 Oktober 2026. (*)