Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Persib Segera Jalani Musim yang Padat, Sang Manajer Ungkap Kekhawatiran, Minta Kelonggaran I.League

Frengky Aruan - Jumat, 04 September 2026

MerahPutih.com - Persib Bandung akan segera menjalami musim 2026/2027 yang sangat padat. Manajer Persib, Umuh Muchtar, terang-terangan mengaku khawatir kondisi fisik pemain terkuras akibat jadwal pertandingan yang begitu rapat.

Persib harus membagi fokus di empat kompetisi, yakni Super League, AFC Champions League (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC), dan League Cup.

Kekhawatiran Umuh bukan tanpa alasan. Pada September 2026 saja, Maung Bandung sudah dihadapkan dengan rangkaian laga dan perjalanan panjang.

Baca juga:

4 Kompetisi Menanti Persib di Musim 2026/2027, Marc Klok Bongkar Plus-Minus yang Bisa Jadi Penentu

Dari Korea Selatan Langsung ke Jepara

Persib dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada 6 September, kemudian bertandang ke Jakarta untuk melawan Persija pada 12 September.

Selanjutnya, Persib harus terbang ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul pada fase grup ACL 2, 16 September. Setelah itu, tim langsung bertolak ke Jepara untuk menghadapi Persijap pada 20 September.

Umuh menilai rangkaian tersebut terlalu melelahkan bagi pemain, terlebih perjalanan dari Korea Selatan menuju Indonesia cukup panjang.

Habis pulang dari Korea, kita langsung juga ke Jepara, jadi tidak pulang dulu ke Bandung. Nah itu kan sangat capek, sangat lelah,

tutur Umuh.

Harap Kelonggaran dari I.League

Umuh meminta I.League selaku operator Super League memberikan tambahan waktu istirahat bagi Persib, khususnya sebelum pertandingan menghadapi Persijap.

Karena tidak bagus juga kalau ada pertandingan ke pertandingan lainnya cuma jeda dua hari. Apalagi kita kan pergi ke luar negeri (Korea Selatan) membawa nama Indonesia,

jelas Umuh.

Baca juga:

Pratama Arhan Harus Jalani Operasi, Bagaimana Peluang Tampil di Laga Perdana Persija Vs Borneo FC Termasuk Lawan Persib?

"Korea itu tidak dekat, perjalanannya melelahkan. Seharusnya ada spare waktu lah, dikasih dua hari minimal agar para pemain normal,” sambungnya. (*)

Baca Artikel Asli