Persib Bandung Pusing Tujuh Keliling
Rabu, 08 November 2017 -
MerahPutih.com - Persib Bandung sedang pusing tujuh keliling. Pasalnya, salah satu pemain klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu kena sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Tertanggal 6 November 2017 lalu Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain untuk Dedi Kusnandar.
Dedi terkena sanksi dengan tidak diperbolehkan bermain dalam dua pertandingan ke depan, lantaran di laga melawan Madura United, Kamis (19/10/17) lalu mendapatkan kartu merah langsung.
Padahal, tim berjulukan Maung Bandung ini harus melawan Borneo FC, pada laga tunda Liga 1 di Stadion Mulawarman Bontang, Rabu (8/11).
Pelatih Persib, Emral Abus mengaku tidak mengerti dengan sikap Komdis PSSI yang memberikan sanksi untuk pemain yang akrab disapa Dado itu. Terlebih sanksi tersebut dikeluarkan 6 November atau setelah Persib melewati tiga pertandingan sejak melawan Madura United.
"Masa sanksinya berlaku setelah tiga pertandingan terlewati? Dalam NLB itu juga kan dikasih tahu dan tidak ada pemberitahuan juga kalau Persib tidak boleh mainkan Dado. Artinya pemain itu sah (bisa main)," jelas Emral.
Beda halnya, dikatakan Emral, untuk dua pemain andalan lainnya, Vladimir Vujovic dan Hariono yang memang sudah ada pemberitahuan tidak boleh diturunkan karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning.
"Tapi kita lihat besok. Kita juga belum pastikan untuk turunkan Dado. Kalaupun tidak diturunkan bukan karena sanksi tapi itu bagian dari strategi," jelasnya.
Dalam keputusan Komdis PSSI menyebutkan tidak hanya Dado, namun beberapa ofisial Persib pun terkena sanksi.
Seperti Manajer Persib, Umuh Muchtar di sanksi berupa denda sebesar Rp 20 juta karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit saat menjamu Madura United, Kamis (19/10/17).
Lalu, sanksi berupa dengan 10 juta kepada asisten pelatih Herrie Setyawan karena melakukan protes berlebih kepada wasit saat menjamu Madura United, Kamis (19/10/2017). (*/BolaSkor)