Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Perempuan, Jangan Abaikan Gejala ini. Bisa Jadi Kanker

Dwi Astarini - Selasa, 17 Oktober 2017

KANKER merupakan momok bagi siapa saja, tak terkecuali perempuan. Gejalanya yang sering kali diabaikan dan dianggap sakit biasa membuat penyakit ini seperti pembunuh senyap.

Mengidentifikasi kanker di stadium awal amatlah dianjurkan. Hal itu disebabkan pengobatan di stadium awal akan lebih efektif sehingga peluang sembuh pun lebih besar.

Oleh karena itu, tak ada salahnya Anda mengenali bebrapa gejala berikut agar lebih waspada terhadap penyakit kanker. Jika mengalami gejala berikut, jangan diabaikan ya. segeralah cari pertolongan medis yang memadai.

1. Perubahan pada payudara

Tak semua benjolan pada payudara berarti kanker. Meskipun demikian, Anda tetap harus memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. Beberapa perubahan payudara yang perlu diperhatikan, yaitu kerutan pada payudara, puting masuk, debit puting, sisik atau ruam merah pada puting atau kulit payudara Anda.


2. Sakit yang berlebihan saat haid, atau terjadi perdarahan saat tidak menstruasi

Jika terdapat bercak darah saat Anda tidak sedang menstruasi, segera konsultasikan kepada dokter. Ada berbagai penyebab dan kemungkinan terjadinya pendarahan di luar waktu normal menstruasi Anda. Terlebih, banyak wanita yang melaporkan terjadinya pendarahan di luar waktu menstruasi dan setelah itu diketahui bahwa itu merupakan salah satu gejala kanker rahim. Selain itu, pendarahan setelah menopause tidak pernah normal dan harus segera diperiksakan.


3. Perubahan pada kulit

Perubahan dalam ukuran, bentuk, atau warna tahi lalat atau tempat lainnya merupakan tanda atau gejala umum dari kanker kulit. Konsultasikan pada dokter Anda untuk pemeriksaan menyeluruh. Selain itu, Anda harus waspada dan rutin memeriksa kulit di seluruh tubuh Anda untuk mengetahui adanya pertumbuhan yang tampak aneh pada kulit atau timbulnya bintik.


4. Ada darah di air kencing atau feses

Anda mungkin pernah mengalami air kecing atau feses yang keluar bersama dengan darah. Biasanya, hal tersebut sering diabaikan karena adanya anggapan bahwa keluarnya darah tersebut disebabkan kurangnya konsumsi serat. Padahal, Anda harus tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai keadaan tersebut terutama jika perdarahan terjadi lebih dari satu atau dua hari.

Adanya darah pada feses bisa saja menandakan wasir atau bahkan gejala kanker usus besar. Sementara itu, air kencing berdarah bisa menjadi tanda atau gejala kanker kandung kemih atau ginjal.


5. Perubahan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah kelenjar yang berbentuk kacang kecil dan berada di sekitar tubuh. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang bisa membantu melawan infeksi, baik disebabkan bakteri maupun virus. Oleh karena itu, ketika terjadi infeksi, kelenjar getah bening akan membengkak untuk memberikan tanda.

Pembengkakan kelenjar getah bening (baik pada leher, ketiak, atau selangkangan) perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda atau gejala kanker, seperti kanker leukimia dan limfoma.


6. Sulit menelan

Memang kedengarannya terkesan sepele. Jika kesulitan dalam menelan sering kali terjadi, Anda perlu mewaspadainya terlebih jika disertai dengan muntah atau penurunan berat badan. Kesulitan menelan sering dikaitkan dengan kerongkongan atau kanker tenggorok, bahkan kesulitan menelan bisa jadi merupakan gejala atau tanda dari kanker paru-paru atau kanker perut.


7. Berat badan terus turun padahal tidak sedang diet

Berat badan turun karena adanya upaya diet tentu tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika berat badan Anda mengalami penurunan tanpa upaya diet, itu perlu diwaspadai. Penurunan berat badan bisa saja menjadi gejala atau tanda kanker usus besar, pankreas, atau pencernaan lainnya.

Penurunan berat badan juga bisa menjadi tanda kanker yang dapat menyebar ke hati sehingga akan mempengaruhi nafsu makan dan kemampuan tubuh Anda untuk melepaskan limbah makanan dalam tubuh.


8. Perubahan pada mulut

Jika Anda seorang perokok aktif, perhatikan apakah terdapat bercak putih atau merah di dalam mulut atau di bibir Anda? Jika memang ada, Anda perlu berkonsultasi kepada dokter karena bisa saja perubahan mulut tersebut menandakan kanker mulut.


9. Demam tak kunjung reda

Demam yang tidak kunjung hilang bisa menjadi tanda atau gejala leukemia, kanker sel darah yang dimulai di sumsum tulang. Leukemia menyebabkan sumsum tulang memproduksi sel darah putih yang abnormal dan melemahnya kemampuan melawan infeksi tubuh Anda.


10. Batuk darah

Lazimnya batuk akan hilang sendiri dalam 3 sampai 4 minggu. Namun, jika batuk berlangsung lebih lama dan disertai darah, Anda perlu memeriksakannya kepada dokter karena batuk merupakan gejala yang paling umum beberapa jenis kanker, seperti leukemia dan paru-paru.(*)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT