MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia mengklaim masih mampu memenuhi kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah terdampak.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, saat menanggapi tawaran bantuan dari sejumlah negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura.
Sugiono mengatakan, penerimaan bantuan dari negara lain perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan. Menurut dia, sejauh ini pemerintah masih dapat memenuhi kebutuhan penanganan karhutla.
“Terkait dengan tawaran bantuan dari pemerintah negara-negara tetangga, saya kira juga harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan,” ujar Sugiono dalam konferensi pers mengenai progres penanganan karhutla di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).
Ia menambahkan, keputusan teknis terkait tawaran bantuan tersebut akan mempertimbangkan masukan dari badan-badan terkait.
Karena sejauh ini semuanya bisa kita penuhi, dan tentu saja upaya-upaya yang kita lakukan juga akan terus kita tingkatkan,
Menko PMK RI, Sugiono.
71.000 Personel Dikerahkan untuk Tangani Karhutla
Di tengah upaya pemadaman, pemerintah mengerahkan sekitar 71.000 personel darat ke daerah terdampak. Selain itu, sekitar 35 helikopter dioperasikan untuk mendukung penanganan kebakaran dari udara.
Salah satu metode yang digunakan adalah water bombing, yakni pemadaman dengan menjatuhkan air dari udara ke area yang terbakar.
Pemerintah juga melibatkan pesawat TNI dalam operasi modifikasi cuaca. Operasi ini dilakukan dengan menaburkan dry ice dan natrium klorida (NaCl).
Baca juga:
Jonan Minta Singapura dan Malaysia Kerja Sama Tangani Karhutla Sesuai Perjanjian 2002
Penanganan Darat dan Udara Dinilai Penting
Sugiono menilai, kombinasi penanganan melalui jalur darat dan udara diperlukan untuk menghadapi karakteristik kebakaran yang berbeda di setiap wilayah. Upaya tersebut dinilai penting, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut.
“Terutama di daerah-daerah yang sifatnya gambut, gabungan dari berbagai unsur ini merupakan sesuatu yang penting yang harus dilakukan,” kata politikus Gerindra tersebut.
Pemerintah menyatakan akan terus meningkatkan upaya penanganan karhutla. Sementara itu, tawaran bantuan dari negara tetangga akan dipertimbangkan dengan memperhatikan kebutuhan dan masukan teknis dari badan terkait. (Knu)