Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'

Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di sejumlah titik Jakarta.

Rencana tersebut tidak hanya menyasar Blok M, Jakarta Selatan, yang kini disiapkan menjadi salah satu model pengembangan kawasan berbasis TOD. Pemprov DKI Jakarta juga akan mengembangkan kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini pengembangan sejumlah kawasan TOD akan membuat wajah Jakarta semakin meriah. Selain memperkuat konektivitas transportasi, kawasan-kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk beraktivitas.

Baca juga:

Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026

Pasar Baru Dibayangkan Jadi Myeongdong Jakarta

Pramono membayangkan kawasan Pasar Baru dapat dikembangkan menjadi kawasan yang aktif sepanjang hari setelah konektivitas transportasi publik semakin terintegrasi.

Salah satunya melalui rencana penyambungan akses dari MRT di kawasan Harmoni menuju Pasar Baru.

Saya membayangkan kalau sudah sampai dengan Harmoni MRT-nya, kemudian MRT itu kita sambungkan, pintu keluar MRT itu kita sambungkan ke Pasar Baru, dan kita kembangkan Pasar Baru menjadi objek 24 jam, saya membayangkan Pasar Baru menjadi Myeongdongnya Jakarta,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Menurut Pramono, pengembangan kawasan TOD tersebut nantinya tidak hanya terpusat di Pasar Baru dan Blok M.

Pemprov DKI Jakarta juga akan mengembangkan kawasan lain, seperti Glodok Pecinan dan Kota Tua, sebagai bagian dari pengembangan kawasan berorientasi transit.

Dengan pengembangan tersebut, Pramono berharap kehidupan perkotaan di Jakarta menjadi semakin berwarna.

"Itulah yang akan membuat wajah Jakarta menjadi semakin manis. Mudah-mudahan senyumnya Jakarta juga semakin rapi," tuturnya.

Baca juga:

Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat

Blok M Tetap Dipertahankan sebagai Ruang Interaksi

Di sisi lain, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penataan kawasan Blok M agar menjadi lebih modern.

Namun, penataan tersebut tidak ditujukan untuk menghilangkan karakter Blok M yang selama ini dikenal sebagai salah satu tempat anak muda berinteraksi.

Dalam konsep transformasi Blok M Fase Ultimate, ruang yang dapat dimanfaatkan ditargetkan meningkat hingga 10 kali lipat, sementara ruang publik bertambah sekitar lima kali lipat dari kondisi saat ini.

"Saya meyakini kalau peluncuran konsep desain transformasi Blok M Fase Ultimate ini bisa betul-betul seperti yang diharapkan, space-nya sepuluh kali dari yang ada sekarang ini, ruang publiknya kurang lebih lima kali dari yang sekarang ini," pungkasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli