Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Mimpi Buruk Real Madrid Jelang El Clasico, Vinicius Jr Absen Imbas Sanksi Skandal Jambak Rambut!

Wisnu Cipto - 2 jam, 29 menit lalu

MerahPutih.com - Real Madrid dihantam kabar buruk menjelang laga El Clasico kontra Barcelona yang bakal dihelat di Spotify Camp Nou, pada 26 Oktober mendatang.

Bintang sekaligus penyerang sayap andalan Real Madrid, Vinicius Junior, dipastikan dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak empat laga di kompetisi LaLiga Spanyol.

Sanksi berat dari Komite Disiplin La Liga itu buntut dari kartu merah langsung serta tindakan provokatif yang dilakukannya pada pertandingan Real Madrid melawan Villarreal pada Sabtu (10/10) lalu.

Baca juga:

El Clasico Pindah ke Meja Hijau, Barcelona Tuntut Presiden Real Madrid Cabut Omongan Soal Skandal Wasit

Insiden Tarik Rambut dan Protes Agresif Kepada Wasit

Berdasarkan laporan pertandingan yang dilansir Diario AS, Kamis (15/10), hukuman empat laga itu merupakan akumulasi dari dua jenis pelanggaran berbeda yang dilakukan pemain asal Brasil berusia 26 tahun itu.

Pelanggaran pertama berupa tindakan menarik rambut pemain Villarreal Nathan Saliba saat bola tidak dalam posisi diperebutkan berujung sanksi larangan main 2 laga.

Tambahan sanksi 2 laga lagi imbas dari protes keras dan sikap agresif Vinicius kepada wasit hingga harus ditahan rekan setimnya.

Hukuman masif ini memaksa Vinicius absen pada empat laga domestik krusial Real Madrid saat berhadapan dengan Sevilla, Barcelona, Racing Santander, dan Valencia.

Baca juga:

El Clasico Pertama Mourinho Edisi Kedua Tantang Dominasi Barcelona

Kerugian Telak di El Clasico

Absennya Vinicius pada laga El Clasico yang dijadwalkan berlangsung di Camp Nou pada 26 Oktober mendatang menjadi pukulan telak bagi Los Blancos yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen LaLiga.

Vinicius baru diperbolehkan kembali merumput di ajang domestik kala Real Madrid bersua Celta Vigo pada rentang 20–23 November.

Meski begitu, sang pemain masih diizinkan tampil pada ajang UEFA Champions League karena sanksi hanya berlaku di kompetisi lokal. (*)

Baca Artikel Asli