Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Meriah, Konser Song from the Heart of Kupang

Dwi Astarini - Minggu, 15 Oktober 2017

PELUNCURAN album Song from the Heart of Kupang yang merupakan kerja sama antara Indonesia dan Singapura diikuti sebuah konser bertajuk sama dengan album tersebut pada Sabtu (14/10) malam.

Konser yang diisi penampilan kolaborasi musisi Singapura, Indonesia, dan Eropa tersebut digelar di Kafe Paviliun 28, Jakarta Selatan, pada pukul 20.00 WIB.

Para tamu undangan yang hadir di konser tersebut pun terlihat berasal dari beragam negara, seperti negara di Benua Asia dan Eropa.

Penonton tampak antusias menyaksikan konser Song from the Heart of Kupang, terlihat dari ramainya pengunjung yang menanti penampilan kolaborasi musisi dari sejumlah negara tersebut.

Tempat pukul 20.00, konser dibuka dengan penampilan Ivan Nestorman, Nita Aartsen, dan sejumlah kolaborator internasional lewat lagu berjudul Timor.

Pada saat lagu pertama mulai dimainkan, para penonton terlihat begitu menikmati kolaborasi musik dari Ivan Nestorman, Nita Aartsen, Dion Wardiono, dan Jean Sebastien itu. Mata penonton pun tak luput dari permainan apik alat musik tradisional Sasando dari Ivan Nestorman.

Seiring waktu, suasana semakin terasa hangat saat duo penyanyi cantik asal Singapura, yaitu Beverly Morta dan Christiane Mikaela, serta komposer Clement Chow membawakan lagu Blessed Moon dan Brighter Days yang membuat penonton terbuai dengan suara emas dan kolaborasi mereka.

Musisi asal NTT Ivan Nestorman kembali tampil membuat suasana konser menjadi begitu meriah dengan membawakan sebuah lagu re-make yang bertajuk Gembala Sapi. Penonton pun tak segan bernyanyi dan berdansa mengikuti irama dari lagu yang cukup populer di Tanah Air itu.

Sejumlah musisi tampil pada konser Song from the Heart of Kupang

Konser diakhiri penampilan seluruh musisi membawakan lagu pamungkas yang berjudul Harvest. Energi yang dibawa para musisi pun menjangkiti penonton sehingga mereka ikut terbawa kemeriahan suasana. Terlebih saat para musisi tersebut turun ke tengah penonton dan berputar seraya berdansa mengelilingi penonton. Suasana konser pun makin riuh.

Setelah puas berdansa dan menampilkan kolaborasi yang apik, para musisi, pihak SIF, dan pendiri Panti Asuhan Roslin, Budi Soehardi, tak lupa untuk berfoto bersama sambil memegang album Song from the Heart of Kupang sebagai simbolis peluncuran album itu. (Ryn)

Baca Artikel Asli