MerahPutih.com - Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil membalas kekalahannya atas duet Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen untuk melaju ke partai final Japan Open Super Series 2017
Bermain di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Sabtu (23/9), Marcus/Kevin berhasil melaju ke final dengan menundukkan Boe/Mogensen dalam duel selama 37 menit berkesudahan 21-15, 21-14,
Dalam pertandingan empat besar tersebut, kedua pasangan bermain cukup ketat di awal gim pertama. Namun Marcus/Kevin masih mendominasi pertandingan walau diwarnai dengan dua kali kedudukan seimbang 3-3 dan 8-8.
Dan poin imbang 8-8 itu menjadi perlawanan terakhir pasangan Denmark di gom pertama karena setelahnya praktis mereka tidak bisa mendekati atau bahkan melewati poin Marcus/Kevin yang terus mendominasi hingga memenangkan gim pertama 21-15.
Tidak mau mengulangi kesalahan di gim pertama, Boe/Mogensen berusaha memperbaiki penampilannya bahkan sempat mendominasi di awal laga. Akan tetapi ketika kedudukan 7-5, pasangan Indonesia berhasil menahan keran poin Boe/Mogensen dan melewatinya.
Boe/Mogensen yang terus menjaga performa mereka di gim kedua ini hanya mampu menyamakan kedudukan beberapa kali saja yaitu di angka 11-11 dan 12-12, tanpa sekalipun bisa kembali memimpin perolehan angka.
Malahan mereka terus tertekan jelang akhir laga dan perlawanan pasangan Denmark pun berakhir di angka 14 sementara Marcus/Kevin terus melaju untuk memastikan tiket final di genggaman mereka.
“Pertandingan hari ini berlangsung seru. Mungkin poinnya nggak terlalu ramai, tapi di lapangan terasa seru. Belajar dari pertemuan sebelumnya, kami lebih mengurangi error,” kata Marcus kepada Badminton Indonesia.
“Kami belajar dari kekalahan kemarin di Korea, dan sebelumnya juga sudah beberapa kali bertemu. Kami lebih mempersiapkan segi non teknisnya. Harus siap mental dan lebih yakin. Kalau teknik kan mirip-mirip saja,” ujar Kevin menambahkan.
Dari awal game pertama dimulai, Kevin/Marcus berhasil menyajikan penampilan yang agresif namun tetap memberikan pukulan-pukulan yang variatif. Hal ini terbukti efektif dan mampu menyulitkan pergerakan lawan. Di sisi lain, serangan yang diberikan Boe/Mogensen pun bisa diantisipasi dengan baik oleh Kevin/Marcus.
Selain sukses membawa Kevin/Marcus ke partai puncak, kemenangan ini sekaligus membalas tiga kekalahan beruntun yang diperoleh mereka dari Boe/Mogensen.
Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak final Korea Open Super Series 2017, pekan lalu. Saat itu Kevin/Marcus kalah dengan skor 19-21, 21-19 dan 15-21. Secara keseluruhan, rekor pertemuan keduanya masih dipimpin Boe/Mogensen dengan 4-1.
“Senang hari ini bisa menang. Tapi head to head masih kalah banyak, jadi belum bisa dibilang ‘balas dendam’. Nggak nyangka bisa menang dua game, kami pikir akan lebih ramai. Mungkin karena mereka juga sudah capek. Tapi hari ini kami mainnya lagi enak,” ujar Marcus.
Sukses melaju ke final, Kevin/Marcus sudah ditunggu oleh pasangan tuan rumah, Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Kevin/Marcus selalu berhasil memetik kemenangan. Terakhir di India Open 2017, Kevin/Marcus menang 21-16 dan 21-18.
“Yang pasti kami harus tetap fokus, jaga konsentrasi dan tidak boleh overconfident,” kata Kevin mengenai laganya besok (24/9). (*)