Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Manchester City Lawan Balik Putusan FFP Liga Primier, Banding Bawa 'Bukti Sakti'

Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026

MerahPutih.com - Raksasa sepak bola Premier League, Manchester City, secara resmi mengorbankan perlawanan terbuka usai divonis bersalah atas dugaan pelanggaran berat regulasi keuangan Financial Fair Play (FFP) oleh Komisi Independen Premier League.

Klub berjuluk The Citizens itu mengaku sangat terkejut sekaligus kecewa atas laporan resmi Komisi Independen yang menyudutkan posisi manajemen dalam rentang pemeriksaan kasus selama sembilan musim.

Baca juga:

Manchester City Terancam Degradasi, Barcelona dan Real Madrid Pantau Situasi Erling Haaland

Manajemen klub dengan tegas menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan pelanggaran finansial tersebut dan mengklaim telah mengantongi deretan bukti komprehensif yang tak terbantahkan guna membersihkan nama baik tim.

Klub menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait kasus itu,

Manajemen Manchester City

Tuding Adanya Cacat Hukum Fatal dalam Putusan

Manajemen City memastikan bakal mengambil langkah banding secara proaktif untuk melawan argumen Komisi Independen yang dinilai mengandung kekeliruan mendasar.

Klub merasa komisi regulator telah bertindak secara tidak adil mengingat manajemen mengklaim selalu menghormati dan mengikuti seluruh koridor prosedur pemeriksaan selama delapan tahun terakhir.

Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan dasar bahwa pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata—baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta—sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,

Manajemen Manchester City

Baca juga:

Manchester City Dibayangi Keluar dari Premier League, Terancam Main di Non-Liga

Poin-Poin Kasus Kasus Manchester City vs Premier League

Premier League sendiri menegaskan komisi independen tidak hanya menemukan indikasi pelanggaran aturan keuangan, tetapi juga menyatakan Manchester City bersalah atas kegagalan bekerja sama selama proses investigasi berlangsung.

Guna menjaga integritas proses persidangan yang masih akan berjalan panjang di forum regulator tinggi, Manchester City memilih membatasi penyampaian informasi detail kepada publik hingga keputusan final tercapai. (*)

Baca Artikel Asli