Ma'ruf Amin Imbau Pendukung Paslon 01 Santun dan Tidak Terprovokasi
Senin, 11 Maret 2019 -
MerahPutih.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, K.H. Ma'ruf Amin mengajak pendukung paslon 01 untuk bersikap santun dan tidak terprovokasi oleh kampanye-kampanye yang bisa menimbulkan konflik. Dan juga tidak menggunakan cara-cara hoaks atau pun fitnah. Hal ini dikatakannya menanggapi kampanye akbar yang akan dimulai pekan depan.
"Kita mengajak untuk selalu membawa gagasan-gagasan, program-program, yang ditawarkan kepada masyarakat. Bahwa yang akan datang itu, program kita akan memperkuat, memperluas, mengkonsolidasi, menambah, apa yang sudah dikerjakan oleh pak Jokowi-JK sifatnya berkelanjutan, perbaikan, perluasan, sehingga landasan itu tinggal melanjutkan. Itu program-program yang kita kemukakan nanti," beber Kiai Ma'ruf kepada media di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (11/3).
Kiai Ma'ruf menjelaskan paslon 01 memilih bergerak dengan lugas untuk meraih simpati masyarakat jelang pencoblosan. Yakni, dengan menyentuh seluruh masyarakat Indonesia dari pelbagai lapisan dan golongan. Namun, juga mengawasi titik-titik mana saja yang elektabilitas dari pasangan calon presiden nomor urut 01 masih kalah dari Prabowo-Sandi.
"Kita lebih baik bermain lugas, tidak kepada daerah-daerah tertentu. Kita melakukan serangan ke seluruh wilayah, secara luas. Makanya mengawasi, memperketat, daerah-daerah yang elektabilitasnya belum baik," ujarnya.
Tak dipungkiri oleh Kiai Ma'ruf, bahwa pasangan Jokowi-Ma'ruf kerap diterpa isu-isu negatif. Bahkan, mengarah ke fitnah hingga berita bohong atau hoaks. Demi menepis isu miring, ucap Kiai Ma'ruf, perlu kerja ekstra dari tim kampanye, relawan, dan para partai politik pendukung.
"Tentu akan kita perkuat. Dalam rangka mengamankan, langkah-langkah defence (bertahan) terhadap daerah-daerah yang dianggap basisnya calon," imbuh Kiai Ma'ruf.
Menurut Kiai Ma'ruf, kunjungan di sejumlah wilayah memang berpotensi ada penolakan. Utamanya, di wilayah dengan basis suara pemilih Prabowo-Sandi. Ma'ruf legawa jika mendapat penolakan dari kubu pesaing.
"Penolakan itu tidak masalah. Asal caranya santun. Tidak dengan cara yang kasar," kata Kiai Ma'ruf.
Ia berharap pesta demokrasi berjalan tanpa ada gesekan antar masyarakat. "Dengan tidak juga merusak gambar-gambar, pasang saja gambar sebanyak mungkin masing-masing. Tapi jangan gambar yang lain dirusakin. Itu tidak sehat. Saya kira begitu," imbaunya. (Pon)
Baca Juga: Ini Kata Ma'ruf Amin Usai Safari Politik ke Sumatera Utara