Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Debut di Asian Games 2026, Luluk Diana Persembahkan Medali Perunggu untuk Indonesia

Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026

MerahPutih.com - Lifter Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, membuka perolehan medali di cabor angkat besi Tim Indonesia di Asian Games 2026.

Tampil untuk pertama kalinya di Asian Games, Luluk meraih medali perunggu kelas 49 kg putri setelah membukukan total angkatan 191 kilogram.

Baca juga:

Asian Games 2026: 5 Perunggu Tambahan Bikin Koleksi Indonesia Jadi 13 Medali

Luluk Diana Tri Wijayanan Caratkan Snatch 88 Kg serta Clean and Jerk 103 Kg

Bertanding di Nagoya City Trade and Industry Center pada Rabu (23/9), Luluk mencatatkan snatch 88 kg dan clean and jerk 103 kg.

Perjuangan Luluk menuju podium tidak berlangsung mulus. Pada sesi snatch, lifter 21 tahun itu mampu menyelesaikan seluruh percobaan dengan angkatan 83 kg, 86 kg, dan 88 kg.

Tantangan datang pada sesi clean and jerk. Luluk gagal pada percobaan pertama ketika mengangkat beban 103 kg.

Namun, ia mampu bangkit dan menuntaskan beban yang sama pada percobaan kedua. Dengan catatan 191 kg, Luluk mencoba mengejar tambahan angkatan pada percobaan terakhir.

Baca juga:

Indonesia Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Masih Ada 74 Persen Pertandingan Belum Dimainkan

Ia mengambil beban 107 kg, tetapi belum berhasil sehingga total angkatannya tetap 191 kg. Hasil tersebut menempatkan Luluk di posisi ketiga di bawah dua lifter berpengalaman, Ri Song Gum dari Korea Utara dan Saikhom Mirabai Chanu dari India.

Ri Song Gum merebut emas dengan total 215 kg, sementara Mirabai Chanu meraih perak dengan total 198 kg. Ri Song Gum juga mencatatkan rekor dunia baru pada snatch 94 kg, clean and jerk 121 kg, serta total angkatan 215 kg.

Indonesia Sumbang Medali Perunggu di Cabor Angkat Besi Asian Games 2026

Bagi Luluk, persaingan dengan dua lifter tersebut menjadi pengalaman penting dalam debutnya di panggung Asian Games.

Untuk performa hari ini, alhamdulillah, cukup baik. Cuma memang masih perlu dikoreksi lagi untuk beberapa angkatan yang harus saya tingkatkan ke depannya.

kata Luluk

Ia juga menyebut Korea Utara dan India sebagai pesaing kuat di kelas tersebut. Namun, persaingan itu justru menjadi pemacu bagi dirinya untuk meningkatkan kemampuan.

“Memang Korea dan India menjadi pesaing saya di nomor ini. Jadi, itu justru menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kemampuan dan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Baca juga:

Kalah dari China, Timnas Basket Putri Indonesia Tetap Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Medali perunggu di Nagoya menjadi hasil penting bagi Luluk dalam penampilan perdananya di Asian Games 2026.

Ia pun menjadikan pengalaman bertanding melawan lifter-lifter elite Asia sebagai modal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

“Setelah ini saya akan terus berlatih dan mengikuti kompetisi untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan hasil yang lebih baik,” tutur Luluk.

Perjuangan angkat besi Indonesia belum berhenti. Pada Kamis (24/9), Ricko Saputra akan tampil di kelas 60 kg putra, disusul Eko Yuli Irawan di kelas 65 kg putra. (knu)

Baca Artikel Asli