Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Luka Modric Malu Kroasia Hancur Lebur di Nations League, Berjuang Bangkit di AC Milan

Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026

Merahputih.com - Luka Modric tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnas Kroasia hancur lebur UEFA Nations League 2026/27, termasuk dibantai Inggris 7-0.

Gelandang veteran AC Milan itu bahkan mengaku malu melihat penampilan negaranya yang menelan tiga kekalahan dan sekali menang dalam empat laga di UEFA Nations League 2026/27.

Baca juga:

Klasemen Grup A3 UEFA Nations League Setelah Inggris Menang 3-0 atas Ceko, Spanyol Comeback 2-1 atas Kroasia

Kekalahan telak dari Inggris khususnya menjadi pukulan berat bagi Kroasia, terutama bagi Modric yang telah menghabiskan sekitar dua dekade membela tim nasional.

Modric Merasa Bertanggung Jawab

Sebagai kapten, pemain berusia 41 tahun itu merasa bertanggung jawab untuk menghadapi kritik sekaligus mengakui buruknya performa tim.

Sulit menemukan penjelasan untuk penampilan seperti itu, tanpa pelanggaran, agresivitas, dan semangat tim. Sudah 20 tahun saya di sini, dan untuk pertama kalinya saya merasa malu setelah sebuah pertandingan,

ujar Modric.

Modric Malu

Baca juga:

AC Milan vs Arsenal vs Chelsea: Perebutan Alex Scott Makin Memanas, Rossoneri Cari Penerus Luka Modric

Bagi Modric, kekalahan merupakan bagian dari sepak bola. Namun, cara Kroasia menyerah di hadapan Inggris dinilainya jauh dari standar yang selama ini dibangun tim berjuluk Vatreni.

"Kalah itu bisa, ada yang lebih kuat pada saat itu, tapi kalah seperti ini dan merusak reputasi yang kita bangun selama bertahun-tahun itu tidak bisa diterima," tegasnya.

Saya sangat malu. Saya belum pernah merasakan hal seperti ini setelah pertandingan di timnas,

lanjutnya.

Tantangan Modric di AC Milan

Luka
Luka Modric (AC Milan)

Di tengah kekecewaan bersama Kroasia, Modric juga menghadapi tantangan dalam karier klubnya.

Setelah Piala Dunia 2026, ketika Kroasia tersingkir pada babak 32 besar, mantan gelandang Real Madrid itu menyepakati kontrak baru bersama AC Milan.

Namun, situasinya di San Siro kini berbeda. Modric tidak lagi dipandang sebagai pemain yang otomatis mendapatkan tempat dalam susunan utama.

Baca juga:

AC Milan Diam-Diam Kepincut Datangkan Dani Carvajal ke San Siro

Di bawah arahan Ruben Amorim, kesempatan bermain Modric disebut akan ditentukan berdasarkan kebutuhan taktik dan kondisi setiap pertandingan.

Amorim sebelumnya mengakui bahwa karakter permainan tertentu dapat menyulitkan gelandang veteran tersebut.

Modric Berharap Bangkit Bersama Milan

Kondisi ini membuat Modric menghadapi dua tantangan sekaligus. Ia harus menerima kenyataan pahit bersama Kroasia sembari beradaptasi dengan peran yang mulai berubah di AC Milan.

Kini, Modric berharap mampu mengalihkan kekecewaan bersama Kroasia menjadi motivasi untuk kembali menunjukkan kualitasnya di level klub.

Baca Artikel Asli