Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026

MerahPutih.com - Dua dekade setelah debutnya, lightcraft kembali menghadirkan The Modern Seasons dalam versi baru.

EP yang pertama kali dirilis pada 2006 dan sebelumnya hanya tersedia dalam format CD tersebut kini dihidupkan kembali melalui aransemen dan produksi yang mencerminkan perkembangan musikalitas mereka selama 20 tahun terakhir.

Berisi tujuh lagu, The Modern Seasons merekam fase awal perjalanan lightcraft sebagai sebuah band. Namun, alih-alih sekadar merilis ulang materi lama, mereka memilih membangun kembali seluruh lagu dengan pendekatan musikal yang lebih sesuai dengan karakter mereka saat ini.

Selama bertahun-tahun, EP tersebut tidak pernah tersedia dalam format digital dan hanya bisa ditemukan dalam bentuk fisik. Momentum perayaan dua dekade perjalanan lightcraft pun menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali karya awal mereka kepada pendengar melalui interpretasi yang berbeda.

Vokalis sekaligus penulis lagu lightcraft, Imam Surataruna, mengatakan proses pengerjaan ulang tersebut berangkat dari pertanyaan tentang bagaimana lagu-lagu itu akan terdengar jika ditulis pada masa sekarang.

“Kami terus bertanya kepada diri sendiri, ‘Kalau lagu-lagu ini kami tulis hari ini, kira-kira akan terdengar seperti apa?’” ujar Imam.

Baca juga:

Lightcraft Suguhkan Kisah Cinta Nostalgia dalam Single 'Give You All'

The Modern Seasons Dibangun Ulang dengan Aransemen Baru

Bagi lightcraft, menghadirkan kembali The Modern Seasons bukan berarti mengulang proses kreatif yang mereka jalani pada 2006. Band ini ingin mempertahankan akar dari setiap lagu sekaligus membuka ruang bagi perkembangan musikal yang telah mereka lalui.

Kami tidak ingin sekadar mengulang apa yang kami lakukan pada 2006, tapi juga tidak ingin menghapus dari mana lagu-lagu ini berasal. Tantangannya adalah menemukan cara untuk tetap mengenang lagu-lagu tersebut, sekaligus membiarkannya tumbuh menjadi sesuatu yang baru,

Vokalis sekaligus penulis lagu lightcraft, Imam Surataruna.

Versi terbaru EP ini diproduksi, di-mixing, dan di-mastering oleh Edwin Zachman di Tavis Studio. Dalam prosesnya, materi dari masa awal lightcraft dibawa ke arah yang lebih elektronik dengan memadukan melodic house, electronica sinematik, tekstur progresif, serta elemen dance yang lebih enerjik.

Pendekatan tersebut memberikan dimensi baru pada lagu-lagu The Modern Seasons. Materi yang sebelumnya merepresentasikan fase awal perjalanan mereka kini diolah agar lebih dekat dengan karakter musik lightcraft yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

'Waiting for the Morning Sun' dan 'Like a Child' Buka Jalan

Sebelum menghadirkan versi terbaru The Modern Seasons, lightcraft telah memperkenalkan pendekatan musikal tersebut melalui dua single, yakni Waiting for the Morning Sun dan Like a Child.

Kedua lagu itu menjadi bagian dari pengenalan kembali materi lama lightcraft dalam format dan pendekatan produksi yang diperbarui.

Sementara itu, Holding On dipilih sebagai lagu fokus dalam EP ini. Lagu tersebut menonjolkan salah satu tema utama yang menjadi bagian dari keseluruhan karya The Modern Seasons.

Pemilihan lagu fokus itu turut mengarahkan perhatian pendengar pada materi yang merepresentasikan gagasan utama EP, di tengah upaya lightcraft menghubungkan karya masa lalu dengan perkembangan musikal mereka saat ini.

Baca juga:

Babak Baru Lightcraft Dimulai: Kolaborasi Emosional dengan RIMALDI di 'Love, Again'

Dua Dekade Perjalanan dan Perspektif Baru lightcraft

Kehadiran kembali The Modern Seasons tidak hanya menjadi penanda perjalanan lightcraft sejak 2006. Proyek ini juga memberikan ruang bagi mereka untuk meninjau kembali karya-karya awal melalui perspektif yang berbeda.

Alih-alih membiarkan rekaman tersebut sekadar menjadi dokumentasi masa lalu, lightcraft memilih mengolahnya kembali sebagai bagian dari perjalanan kreatif yang terus berkembang.

Dengan aransemen dan produksi baru, The Modern Seasons mempertemukan identitas awal lightcraft dengan pendekatan musikal yang mereka bangun selama dua dekade terakhir.

“Kami bukan cuma menemukan kembali lagu-lagu ini,” tutup Imam. (Far)

Baca Artikel Asli