MerahPutih Sepak Bola - Turnamen Piala Kemerdekaan 2015 yang digagas Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali bermasalah. Kali ini masalah yang datang dari hakim pertandingan atau wasit.
Dikabarkan, wasit di Piala Kemerdekaan tersebut belum menerima honor. Bahkan, pengakusan salah seorang wasit, Dadan Suhandra dirinya juga tidak menerima ongkos untuk memimpin pertandingan.
Seperti diekatahui, masalah ini bukanlah yag pertama bagi Piala Kemerdekaan. Sebelumnya, turnamen ini juga bermasalah dengan peserta yang mengancam mogok bertanding lantaran tersendatnya pembayaran match fee yang disepakati.
Setelah itu, dikabarkan bandar-bandar judi pengatur pertandingan sudah ada dalam turnamen Piala Kemerdekaan tersebut.
Saat ini pertandingan Piala Kemerdekaan 2015 sendiri sudah mencapai puncaknya. Ya, partai final turnmaen ini sudah diselenggarakan dengan PSMS Medan yang menjadi juaranya usai mengalahkan Persinga Ngawi dengan skor tipis 2-1 di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/09) malam WIB.
"Sampai saat ini saya belum menerima honor sekali-pun. Ongkos untuk memimpin pertandingan saja saya belum terima sedikit pun," ujar Dadan saat dihubungi wartawan, Minggu (13/09).
Tentu hal ini membuat rasa kekecewaan. Dadan mengaku sebelumnya, Tim Transisi memberi harapan bahwa nasib wasit di Piala Kemerdekaan akan lebih baik. Namun, nyatanya hal itu tidak menjadi kenyataan.
"Kami akan mencoba menanyakan komitmen dari Tim Transisi. Mereka telah berjanji mensejahterakan kami. Namun, nyatanya kami malah pakai uang sendiri, bahkan ada juga dari kami yang meminjam uang." tuturnya.
Sebelumnya, tim transisi menggelar penyegaran terhadap lebih dari 100 wasit. Dalam pernyataannya, tim transisi berjanji bakal memperhatikan kesejahteraan wasit dengan menaikkan honor dari Rp 2,5 juta per pertandingan menjadi Rp 5 juta.
Baca juga:
Bermain dengan 10 Pemain, PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan 2015
Ada Persebaya di Piala Kemerdekaan 2015
Astaga! Bandar Judi Ada di Piala Kemerdekaan
Tim Transisi Akui Kontestan Piala Kemerdekaan Ancam Mogok Bertanding