Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fashion

Kolaborasi dengan SBTG, G-Shock Rilis Jam Tangan Limited Edition

Dwi Astarini - Jumat, 13 April 2018

BAGI Anda para sneakersbead, skaters, dan pecinta mode jalanan, bersiaplah untuk yang baru. Casio secara resmi mengumkan proyek kolaborasi terbaru mereka dengan Sabotage atau yang lebih dikenal dengan SBTG, Kamis (12/4).

Sabotage merupakan sebuah brand dari Singapura spesialis sebagai costumizer sepatu sneakers. Gagasan awal Sabotage berasal dari Mark Ong yang memulai bisnis costumized sepatu sneakers pada 15 tahun silam. Dimulai dari seorang diri hingga sekarang telah berkembang pesat menjadi sebuah rumah produksi yang utuh.

Selain dengan ciri khasnya, yaitu hyper-distinctive, Sabotage juga dikenal lewat desain-desain mereka yang terinspirasi oleh gaya militer terutama dengan pola kamuflase yang digambar oleh tangan Mark Ong sendiri. Terlebih bagi Mark, pola kamuflase dianggap menyerupai sebuah perjalanan untuk terus memperbaiki diri menjadi lebih baik yang dilakukan secara konstan.

Pada awalnya, proyek kolaborasi itu terjadi secara kebetulan lantaran adik Mark Ong terlibat di sebuah proyek lain dengan Casio. Dari situlah Mark Ong diperkenalkan kepada tim Casio Singapura hingga tercetuslah ide kolaborasi tersebut.

Pada awal tercetusnya ide kolaborasi tersebut, telah tergambar dengan jelas bahwa kolaborasi ini bertujuan mewujudkan filosofi desain Mark Ong yang dipercaya sebuah perjalanan untuk terus memperbaiki menjadi lebih baik yang dijalankan secara konstan dan pada akhirnya akan berakhir dengan sendirinya.

Tentu untuk mewujudkan hal tersebut, Mark Ong secara personal memilih G-Shock seri DW-5600 sebagai model jam yang akan di costumize dengan berdasar jika model jam itu merupakan cikal bakal dari seluruh koleksi G-Shock dan merupakan kick-started dalam perjalanan absolute tuoghness.

Sementara itu G-Shock menggandeng Our Daily Dose sebagai tempat peluncuran koleksi limited edition tersbeut. Menurut Marketing Communication G-Shock, Hamoraon Lubis, alasannya ialah mengikuti culture yang biasa dilakukan Sabotage.

“Alasan kerja sama dengan Our Daily Dose (ODD) sebenernya yang pertama barang kita dijual di ODD. Yang kedua, biasanya kalau Sabotage launching di beberapa negara itu pasti dia di concept store. Itulah mengapa di indonesia kita cari concept store yang bener-bener nyambung sama brand kita. Jadi kita pilihnya ODD,” jelas Homaraon Lubis saat ditemui Merahputih.com di kawasan di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Kamis (12/4).

Lebih lanjut, Homaraon Lubis menyampaikan, “Alasan menggandeng toko-toko snekaers karena kan segmen kita emang zaman sekarang tuh kayak sneakers, terus kayak baju Supreme Stussy segmen sekarang lah. Hype gitu,” tuturnya.

Dari kolaborasi tersebut terciptalah G-Shock X SBTG DW-5600 dengan warna hijau matte militer untuk seluruh bagian stral dan bazelnya dan sentuhan motif kamuflase khas SBTG di sekitar layar LCD.

Pada bagian layar LCD juga dibingkai bull bar yang merupakan sebuah pelindung kawat yang akan menampilkan kesan old-scholl pada G-Shock. Tampilan itu terinspirasi dari kawat-kawat pada peralatan milter.

Sementara itu, untuk display dan bagian belakang casenta terdapat logo khas SBTG dan tag DW-5600 yang menandakan kerja sama kemitraan antarkedua belah pihak.

Selain itu, pengaktifan backlight pada jam akan menampilkan slogan dari SBTG, yaitu 'Destroy To Create'.

G-Shock
Lini G-Shock X SBTG DW-5600. (foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Dengan banyaknya model dan juga refrensi yang ditambah dengan jumlah proyek kolaborasi dengan berbagai pihak industri, G-Shock akan selalu ada untuk semua orang dari berbagai kalangan dan kebutuhan. Proyek tersebut juga semakin mempertegas bahwa Casio akan tetap relevan dengan budaya jalanan atau yang kerap disebut street culture.


Temukan G-Shock yang asli

Mengingat G-Shock menjadi item koleksi yang bernilai cukup tinggi, Marketing And Communication G-Shock Hamoraon Lubis mengingatkan konsumen untuk selalu mengecek sebelum membeli. Hal itu untuk tips membedakan mana jam tangan G-Shock yang asli dan palsu.

Untuk itu, ia pun berbagi tips untuk mengenali G-Shock asli.


1. Kekuatan


Yang pasti G-Shock itu sesuai tagline-nya Absolute Toughness. Jadi kalau mau dibanting atau digiling sama mobil itu enggak ada masalah. Bahkan jika dipukul-pukul dengan palu pun enggak pecah. Jadi cara bedainnya cukup dibanting sudah kelar. Kalau hancur berarti palsu.

2. Fitur Tombol


Secara kasatmata, tombol bisa terlihat dari fitur-fiturnya ya. Yang jelas, tombol mode kalau pada jam KW akan beda. Jika dipencet, yang keluar bukan stopwatch alarm harusnya. Karena kalau yang asli itu semua tombol berfungsi.

3. Fisik Tombol


Yang cukup menonjol dari jam tangan G-Shock ialah tombolnya. Tombol atasnya selalu mendem ke dalam. Cara membedakan G-Shock asli itu semua tombol atasnya masuk karena itu fitur mengganti waktu. Founder G-Shock mendesain tombol demikian supaya orang enggak kepencet-pencet karena itu fitur yang paling vital. Jadi alasannya biar enggak kepencet-pencet atau keganti.

G-Shock X SBTG DW-5600 telah tersedia seluruh butik Casio Indonesia dengan harga Rp 2.999.000.(Ryn)

Baca Artikel Asli