Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 22 menit lalu

MerahPutih.com - Gubernur Bali mengeluarkan aturan ganjil genap yang berlangsung pada 17 Oktober hingga 19 Oktober 2026 di seluruh SPBU di Bali untuk mengurai antrean pembelian bahan bakar minyak.

Pertamina Patra Niaga memastikan antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali berkurang pada hari kedua penerapan ganjil-genap pembelian BBM subsidi jenis pertalite.

Penurunan antrean cukup signifikan berkurang hampir semua SPBU di Bali,

kata Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi.

Penerapan ganjil-genap nomor kendaraan yang mengisi BBM pertalite untuk sepeda motor dan roda empat itu pertama kali dilaksanakan pada Sabtu (17/10). Selain memastikan antrean panjang pengisian BBM berkurang, pihaknya juga memastikan ketersediaan pasokan BBM di SPBU.

Baca juga:

MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali

Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026 dan SPBU beroperasi 24 jam yang tersebar di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Badung dan Kota Denpasar hingga antrean kembali normal.

Untuk pemantauan stok di SPBU dilaksanakan selama 24 jam secara digitalisasi dan hingga saat ini stok BBM khususnya pertalite dan biosolar tersedia untuk kebutuhan masyarakat.

Koordinasi juga dilakukan dengan Terminal BBM Manggis Karagasem dan Sanggaran Denpasar untuk memprioritaskan suplai kepada SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi,

imbuh Ahad.

Ia mengatakan, bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi antrean di Bali, termasuk perbaikan dan penyesuaian akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,

katanya.

Baca Artikel Asli