Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar

Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026

MERAHPUTIH.COM – SEBANYAK 639 hektare lahan di enam provinsi masih dalam proses pemadaman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah memprioritaskan penanganan di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan yang masih menjadi wilayah utama terdampak kebakaran.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan perkembangan penanganan karhutla tersebut dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10).


Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.

“Masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman. Saat ini fokus utama tertuju pada dua provinsi yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan,” kata Teddy dikutip Selasa (13/10).

Baca juga:

Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla


Untuk mempercepat penanganan, operasi darat melibatkan lebih dari 60.177 personel gabungan. Tingkat keberhasilan pemadaman rata-rata mencapai lebih dari 80 persen dari luas lahan yang baru terbakar setiap harinya.


Pemerintah juga mengerahkan operasi udara melalui metode water bombing untuk membantu memadamkan api di sejumlah wilayah. Di tengah upaya tersebut, kondisi karhutla di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik.

Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga terus dioptimalkan untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan. Langkah itu dilakukan seiring perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

Presiden Prabowo meminta seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.(knu)

Baca juga:

Asap Karhutla Ganggu ke Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat



Baca Artikel Asli