Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo

Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026

MerahPutih.com - Aparat gabungan kembali melakukan penggerebekan terkait peredaran narkoba di Jakarta.

Ada dua lokasi yang menjadi sasaran, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Jumat (9/10).

Penggerebekan melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, hingga Satpol PP.

Baca juga:

Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang

Prabowo Perintahkan Polisi Berantas Narkoba

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, yang turut dalam penggerebekan mengatakan, kegiatan penggerebekan itu merupakan tindak lanjut perintah Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, bahwa penggerebekan ini dilakukan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

Menindaklanjuti perintah Presiden, Perintah Kapolri, jadi kita melaksanakan penggerebekan di sarang-sarang narkotika bahasanya dulu, kalau bahasa dulu kita ke kampung-kampung narkoba ya.

kata Zulkarnain

Sejumlah petugas dari Brimob dikerahkan dengan dilengkapi senjata laras panjang hingga gas air mata.
Selain itu, ada juga dari dalmas yang dilengkapi tameng.

Petugas gabungan masuk ke area target operasi langsung menggeledah sejumlah rumah warga yang diduga sebagai lapak-lapak narkoba.

Baca juga:

Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit

Polisi Belum Ungkap Hasil Operasi di Kampung Ambon dan Kampung Boncos

Meski penggerebekan sudah berlangsung sejak pagi, polisi belum mengungkap hasil operasi di Kampung Boncos maupun Kampung Ambon.

namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jumlah orang yang diamankan ataupun barang bukti yang ditemukan.

Dirinya hanya memastikan bahwa personel gabungan masih berada di lapangan untuk melanjutkan penggerebekan.

"(Penggerebekan) masih berlangsung," kata Zulkarnaen. (knu)

Baca Artikel Asli