Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Jose Mourinho Buka Suara soal Kasus Manchester City, Sindir Lamanya Proses Hukum

Yusuf Abdillah - Jumat, 09 Oktober 2026

Merahputih.com - Jose Mourinho turut menyoroti polemik dugaan pelanggaran keuangan Manchester City di Premier League. Pelatih asal Portugal itu menyinggung leletnya proses hukum kasus tersebut.

Mourinho membandingkan lambatnya proses penanganan kasus tersebut dengan kontroversi pembayaran Barcelona kepada perusahaan yang terkait dengan mantan petinggi perwasitan Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.

Baca juga:

Mourinho Pusing! Real Madrid Cuma Punya Satu Bek Tengah yang Siap Main

Dalam wawancara dengan Corriere dello Sport, Mourinho menyindir lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kepastian.

Saya lebih suka sedikit tertawa, karena saya pikir ini akan segera berakhir. Tapi kita, yang sudah berusia enam puluhan, harus beruntung masih berada di sini ketika putusan akhir tiba, karena sekarang putusan akan datang dan kemudian ada banding. Saya sudah berusia 80 tahun ketika itu,

ujar Mourinho.

Komentar tersebut mencerminkan kejenuhan terhadap proses penanganan perkara besar yang berlarut-larut, terutama ketika melibatkan klub-klub elite Eropa.

Baca juga:

Pep Guardiola Pasang Badan untuk Manchester City Usai Vonis Pelanggaran Finansial Premier League

Mourinho Singgung Kasus Negreira

Mourinho kemudian mengaitkan persoalan itu dengan kasus Negreira di Spanyol. Barcelona diketahui melakukan pembayaran kepada perusahaan yang terkait dengan Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknik Wasit Spanyol, selama bertahun-tahun.

Pembayaran tersebut menjadi objek penyelidikan dan memicu pertanyaan mengenai kemungkinan konflik kepentingan. Namun, keberadaan pembayaran itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Barcelona membeli keputusan wasit.

Baca juga:

Kiamat di Etihad? Segini Pengurangan Poin yang Bisa Bikin Manchester City Fix Degradasi

Mourinho mengaku pernah berada di Real Madrid ketika pembayaran tersebut berlangsung, meski persoalannya baru menjadi perhatian luas setelah ia meninggalkan klub.

Ia juga menyinggung kasus di Turki yang disebutnya sebagai contoh lain persoalan serius dalam dunia perwasitan.

Baca Artikel Asli