Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jakarta Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Desember 2021

MerahPutih.com - Jelang tutup tahun, kondisi harga kebutuhan pokok di pasar selalu naik. Naik harga didorong permintaan konsumsi masyarakat yang meningkat. Pemerintah mengklaim sudah punya cara antisipasi kenaikan harga bahan pokok setiap hari besar atau Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 ini.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, bila setiap menjelang akhir tahun, selalu diikuti dengan adanya kenaikan harga.

Baca Juga:

Hadapi Libur Nataru, Pertamina Tambah Stok BBM di Yogyakarta Sebanyak 10 Persen

"Itu sudah diantispasi dan juga sudah dirapatkan. Nanti akan coba untuk dapat menjaga kestabilan harga," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Ketua DPD Gerindra DKI ini menuturkan, jika pemerintah DKI memastikan ketersedian stok pangan untuk kebutuhan menjelang tahun baru dengan harga yang terjangkau.

"Harganya diharapkan tetap terjangkau sekalipun ada beberapa yang meningkat harganya mudah-mudahan masih dalam jangkauan daya beli masyarakat," katanya.

Harga di DKI Jakarta Oktober-November. (Foto: BPS)
Harga di DKI Jakarta Oktober-November. (Foto: BPS)

Melansir dari laman resmi infopangan.jakarta.go.id, Senin (13/12), harga cabai rawit merah dipatok Rp 76.146 per kilogram (kg), cabai rawit hijau naik menjadi Rp 54.707 per kg, sementara cabai merah keriting naik seharga Rp 50.585 per kg.

Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok lainnya juga ada yang mengalami kenaikan. Seperti bawang merah naik menjadi Rp 30.125 per kg, ayam broiler Rp 38.410 per ekor, dan telur ayam ras seharga Rp 23.524 per kg.

Badan Pusat Statistik melansir, jelang akhir tahun, telah terjadi kenaikan harga minyak goreng, daging ayam ras, angkutan udara, dan telur ayam ras di Jakarta. Kondisi tersebut, mendorong inflasi Jakarta naik secara signifikan dibanding bulan Oktober.

Tercatat inflasi menjadi 0,40 persen (mtm) pada November 2021. Sehingga inflasi dari Januari sampai November di Jakarta mencapai 1,08 persen (ytd) dan secara tahunan mencapai 1,34 persen dari November 2020 sampai November 2021. (Asp)

Baca Juga:

Libur Nataru, Polda Jabar-Jateng Siapkan Rekayasa Lalin di Jalur-Jalur Wisata

Baca Artikel Asli