TERKADANG menjadi dewasa itu sulit, bahkan rasanya sampai ingin menjalani kehidupan sebagai anak keci kembali. Tenang, bukan kamu saja yang terpikir seperti itu, musisi muda Jaye coba hadirkan angan-angan kembali ke masa kana-kanak dengan single terbaru berjudul Kid.
“Satu trek yang menyenangkan dengan bumbu-bumbu nostalgia, mengenang masa kecil dan mengungkapkan rasa frustasi sebagai orang dewasa yang berjuang untuk menemukan inner child,” cerita Jaye dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Kamis (3/8).
Baca juga:
Dalam lagu kid, Jaye coba menenangkan para pedengar dengan vokal dan melodi yang begitu santai, seakan kembali ke hari-hari tanpa beban dan berkumpul dengan teman-teman terbaik.
“kid menjadi pengingat untuk memelihara inner child kamu dan tidak mengabaikan melakukan hal-hal yang benar-benar membuatmu bahagia,” lanjut Jaye.
Lebih lanjut, perpaduan genre alternatif Jaye dari hip hop, indie dan pop terbukti menular dari suaranya yang berkarakter dan dengan mudah memikat para pendenngar. Lebih lengkap, single ini juga disertai dengan video musik yang menjiwai dan visualisasikan kehidupan dari sudut pandang seorang anak.
“Aku sendiri menggambarkan visual sebagai rangkaian efek video trippy yang menangkap semangat imajinasi anak,” jelas Jaye.
Dalam penggarapannya untuk video tersebut, Jaye menggunakan AI untuk menghidupkan cerita dan emosi dalam keinginan kembali menjadi anak kecil kembali. Memamerkan jiwa dan kerentanannya dalam berbagi tentang tantangan yang mungkin banyak anggap cocok di zaman digital ini.
Baca juga:
HMGNC Gelar Pertunjukan Istimewa untuk Rayakan 20 Tahun Berkiprah
Jaye merupakan artis musik yang kreatif serta mendapat multi-nominasi dari berbagai penghargaan. Dikenal karena video musik sinematiknya, jaye menduduki tangga lagu YouTube pada 2019 dengan single debutnya Tomorrow dan sejak saat itu mengumpulkan jutaan penayangan dengan perilisannya.
Ia berusaha menyajikan musiknya dengan cara baru, dan ini terlihat dengan Tomorrow, game komputer viralnya yang diluncurkan di Steam pada 2020 dan menjangkau lebih dari satu juta pemain di seluruh dunia. Perpaduan alternatif hip-hop, indie, dan pop-nya terbukti menular dengan suaranya yang edgy menjadi pemikat untuk para pendengarnya. (far)
Baca juga: