Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jakpro Klaim Tak Ada Kerugian Robohnya LRT Pulo Gadung

Zulfikar Sy - Kamis, 25 Januari 2018

MerahPutih.com - Direktur Utama Jakpro Satya Heragandhi mengaku pihaknya tidak mengalami kerugian pasca robohnya Light Rail Transit (LRT) di Jalan Kayu Putih Raya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Senin (22/1) lalu. Bahkan kata dia, belum ada pihak yang merasa dirugikan termasuk Wijaya Kusuma (Wika).

"Kerugian buat Jakpro tidak ada karena ini belum diserahkan, atau bahkan belum ada (kerugian) di pihak Wika," ujar Satya di kantor LRT, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (25/1).

Satya mengaku atas kejadian ambruknya konstruksi beton LRT yang menyambungkan Kelapa Gading - Velodrone, pihak dari Wika membutuhkan waktu satu bulan untuk memperbaiki LRT tersebut.

"Kemarin saya sudah presentasikan jadwal mengenai mereka butuh waktu satu bulan untuk membangun ulang itu," jelas Satya.

Akan tetapi, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, ini menegaskan bahwa insiden ini tidak akan berdampak pada jadwal penyelesaian LRT untuk Asian Games pada Agustus 2018 mendatang. Meski membutuhkan waktu untuk perbaikan.

"Tetapi itu tidak mengganggu keseluruhan jadwal karena akan dilakukan resekuensing digeser ke belakang dan tetap on track," ungkapnya.

Seperti diberitakan, kontrkuksi LRT koridor satu di Jl Kayu Putih Raya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, runtuh pada Senin (22/1) lalu pukul 00.20 WIB.

Atas kejadian itu menyebabkan lima orang luka-luka. Adapun kelima orang yang menjadi korban runtuhnya LRT tersebut sebagai berikut;

1. Rois Julianto, 27 Tahun (luka ringan)
2. Wahyudin, 18 Tahun (luka ringan)
3. Abdul Mupit, 30 Tahun (luka ringan)
4. Ahmad Kumaedi , 22 Tahun (luka ringan)
5. Jamal. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sandi Janji Tanamkan Budaya K3 untuk Pekerja LRT

Baca Artikel Asli