Ini Ciri Hewan Kurban yang Sakit
Kamis, 31 Agustus 2017 -
BERBICARA soal sapi, kambing, dan domba pasti terbesir bahwa hewan ini adalah hewan kurban untuk hari raya Idul Adha nanti. Pada hari tersebut para dermawan akan menyumbangkannya untuk disembelih.
Namun, jika Anda ingin menjadi dermawan juga jangan sampai membeli hewan kurban yang sakit. Anda perlu memperhatikan ciri berikut. Jika menemukannya, artinya hewan kurban tersebut sakit.
1. Bulu berdiri
Jika ingin menyumbang kambing atau domba Anda bisa memperhatikan bulunya. Jika berdiri, dapat dipastikan hewan kurban itu sakit. Hewan kurban yang sehat memiliki bulu yang tertidur.
"Gampangnya lihat saja bulunya. Berdiri apa enggak. Kalau berdiri enggak sehat pasti," ungkap Maman, penjual hewan kurban di Jakarta Barat saat diwawancarai wartawan merahputuh.com (31/8)
2. Kotoran cair
Selanjutnya Anda bisa memperhatikan kotoran hewan tersebut. Jika sehat, kotoran hewan itu akan padat. Sebaliknya, jangan membelinya jika kotoran hewan tersebut cair. "Kalau cair kotorannya. juga enggak sehat pastinya," ia menyambung
3. Mengantuk terus
Sekilas Anda akan menganggap hewan tersebut ingin tidur karena beristirahat. Namun Anda harus lebih teliti lagi. Jika sepertinya hewan itu ingin tidur terus, tentunya hewan tersebut tidak dalam kondisi maksimal. "Kalo bawaannya mau tidur terus sama juga pasti lagi sakit deh," tambahnya
4. Dikerumuni lalat (khusus sapi)
jika Anda ingin menyumbang sapi, akan sangat mudah memastikan kesehatannya. Anda bisa melihat tubuh dari sapi tersebut. Jika dikerumuni lalat, jangan dibeli, tandanya sapi itu sakit.
"Kalo sapi sih lebih gampang memastikan sakit atau tidak. Kalau banyak lalat di tubuhnya pasti sakit," tutupnya.
Sahabat MerahPutih, itulah sedikit tips bagi Anda yang ingin membeli hewan kurban.
Selain artikel ini Anda juga bisa baca Perhatikan Ini Sebelum Membeli Hewan Kurban