Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga Indonesia

Indonesia Peringkat 16 Asian Games 2026 Nagoya, Capaian Medali Emas Turun Tapi Target Jebol

Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026

MerahPutih.com - Kontingen Indonesia resmi mengakhiri perjuangan di panggung Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan bertengger di peringkat ke-16 klasemen akhir usai mengamankan total 39 medali hingga hari penutupan Minggu (4/10) petang.

Secara akumulasi medali emas dan koleksi medali kontingen Indonesia memang engalami penurunan dibanding gelaran Asian Games 2022 di Hangzhou. Kala Merah Putih membawa pulang 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu menduduki peringkat ke-13.

Meski demikian, torehan lima emas di Jepang kali ini sukses melampaui target awal empat emas yang dipatok pemerintah saat Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Erick Thohir melepas tim Indonesia ke Aichi-Nagoya.

Baca juga:

Target 4 Medali Emas Asian Games 2026 Tercapai, CdM Todotua: Tim Indonesia Tak Akan Berhenti

Bulu Tangkis Indonesia Panen Emas

Sektor bulu tangkis tampil sebagai penyumbang emas terbanyak dengan torehan 2 medali, serta 1 perak dan dua perunggu.

Emas pertama disumbang lewat kemenangan dramatis tim beregu putra atas tim kuat China dengan skor 3-2, setelah sempat tertinggal di dua partai awal tunggal dan ganda putra.

Aksi memukau ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di Ichinomiya menambah medali emas kedua. Mereka mengamankan emas usai membungkam Liang Weikeng/Wang Chang, lewat pertarungan tiga gim ketat 19-21, 21-13, dan 21-18.

Anggota
Anggota tim bulu tangkis putra Indonesia yang menyumbang emas pertama di Asian Games 2026. ANTARA FOTO/Fauzan/app/bar

Keperkasaan Angkat Besi dan Drama Panjat Tebing

Dominasi atlet Tanah Air juga berlanjut di arena angkat besi Nagoya City Trade and Industry Center lewat aksi perkasa lifter Rahmat Erwin Abdullah pada Sabtu (26/9/2026).

Rahmat mengamankan medali emas nomor 75kg putra setelah mencatatkan angkatan snatch terbaik 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram untuk mengumpulkan total angkatan 366 kilogram.

Dari cabor panjat tebing nomor speed putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi menyajikan drama sengit saat merebut medali emas pada Rabu (30/9/2026).

Desak Made menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,062 detik, mengungguli tipis atlet China Li Juan Deng (6,064 detik) dan wakil Korea Selatan Jeong Jimin (6,18 detik).

Dua kemenangan di arena angkat besi dan dinding panjat tebing tersebut makin memperkokoh posisi Merah Putih di papan tengah persaingan Asia.

Baca juga:

Medali Emas ke-5 Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah Patahkan Kutukan Perak Panahan Asian Games

Sejarah Baru Panahan dan Rincian Medali Perunggu

Emas kelima Indonesia lahir secara dramatis dari cabang olahraga panahan nomor compound women's individual berkat penampilan dingin Nurisa Dian Ashrifah.

Nurisa mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor tipis 139-137 sekaligus mencatatkan sejarah emas pertama panahan Indonesia di Asian Games.

Selain lima keping emas, Indonesia juga mendulang 11 perak yang disumbangkan dari cabor bulu tangkis, voli pantai, esports (2), padel, dayung (2), sepak takraw, menembak, selancar, dan teqball.

Adapun 23 medali perunggu berhasil dikumpulkan dari bulu tangkis (3), kano sprint, sepeda BMX Racing, sepeda Mountain Bike (2), karate (2), MMA, padel, sepak takraw (3), menembak, soft tennis, teqball, angkat besi, dan wushu yang memanen 5 perunggu. (*)

Baca Artikel Asli