Merahputih.com - Kontingen Indonesia tampil gemilang di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang dengan mengoleksi 4 emas, 4 perak, dan 17 perunggu.
Tiga atlet andalan Merah Putih sukses mencetak sejarah baru dengan memecahkan rekor tingkat dunia, rekor Asia, dan rekor turnamen di cabang olahraga masing-masing.
Baca juga:
Taklukkan 2 Atlet Jepang, Karisma Evi Awali Atletik Indonesia Panen Emas di Asian Paragames 2026!
Performa kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games 2026 patut diacungi jempol. Tambahan 15 keping medali yang diraih pada Selasa (20/10) mendongkrak total perolehan Merah Putih secara signifikan.
Tidak sekadar naik podium, tiga wakil kita bahkan membuat kejutan istimewa dengan meruntuhkan rekor lama yang selama ini bertahan di kancah internasional.
Selangkah Lagi Menuju Target Utama

Lonjakan medali ini membuat posisi Indonesia semakin aman dan berjalan sesuai jalur.
Jauh sebelum terbang ke Nagoya, Tim Merah Putih memang sudah mematok sasaran yang cukup terukur: tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu.
Kabar baiknya, kuota target medali perunggu kini sudah lunas terbayar. Sekarang, para pahlawan olahraga kita tinggal mengalihkan fokus penuh untuk memburu tiga keping emas dan empat perak tersisa guna menuntaskan misi utama di Jepang.
Tiga Pahlawan Olahraga Pencetak Rekor Bergengsi
Bicara soal pencapaian spektakuler, panggung Asian Para Games kali ini menjadi saksi bisu kehebatan tiga atlet andalan Indonesia.
Baca juga:
Berikut daftar rekor yang berhasil dipecahkan:
-
I Kadek Dwi Purwana Yasa (Rekor Dunia Para Atletik) Atlet muda berusia 18 tahun asal Bali ini tampil luar biasa dominan.
Turun di nomor lempar cakram klasifikasi F57, Kadek sukses menyabet emas sekaligus mencetak rekor dunia baru lewat lemparan sejauh 49,75 meter.
Hebatnya, ia berhasil melampaui rekornya sendiri (selisih 1,07 meter) yang sebelumnya diukir di Meksiko pada Juli 2026.
-
Maulana Rifky Yavianda (Rekor Asia Para Renang) Bergeser ke arena akuatik, atlet asal Kabupaten Magetan ini juga tidak mau kalah.
Maulana menjadi yang tercepat di nomor gaya punggung 100 meter klasifikasi S12.
Catatan waktunya yang menyentuh angka 1 menit 3,07 detik sukses membuahkan medali emas sekaligus mencatatkan standar rekor baru di level Asia.
-
Muhammad Fadli Imammuddin (Rekor Asian Para Games Balap Sepeda) Dari lintasan velodrome, nama Fadli kembali berkibar.
Bertarung di nomor individual pursuit 4.000 meter klasifikasi C4, ia berhasil finis di urutan pertama dengan waktu 4 menit 50,169 detik.
Hasil fantastis ini 1,863 detik lebih cepat dari rekor sebelumnya milik atlet China, Wang Xian, yang otomatis mengunci satu tambahan emas untuk Indonesia.