Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

IBL Musim Depan Kurangi Pemain Asing di Lapangan, Kesempatan Pebasket Lokal Lebih Besar

Frengky Aruan - Selasa, 06 Oktober 2026

Merahputih.com - Indonesia Basketball League (IBL) akan melakukan perubahan regulasi pemain asing pada musim kompetisi mendatang. Jumlah pemain asing yang dapat berada di lapangan secara bersamaan dikurangi dari tiga menjadi dua pemain.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan, perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi kompetisi yang dilakukan setiap tahun. Kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain lokal.

Pemain Asing IBL Dibatasi, Talenta Lokal Dapat Kesempatan Lebih Besar

Dengan pemain asing tadi, dari tiga pemain di lapangan menjadi dua pemain di lapangan. Latar belakangnya tentu kita melihat supaya dukungan atau kesempatan kepada talenta pemain nasional kita lebih banyak lagi,

kata Junas dalam diskusi yang digelar Jurnalis Suka Olah Raga (Juaraga) di Jakarta, Selasa (6/10).

Baca juga:

David Singleton Jadi Nakhoda Baru Dewa United Banten, Bawa Misi Juara IBL 2027

Menurut Junas, evaluasi terhadap kompetisi dilakukan secara berkala. IBL melakukan evaluasi sekitar Mei dan merumuskan hasilnya pada September untuk diterapkan pada musim berikutnya.

“Tahun ini kita putuskan untuk kompetisi tahun depan,” ujarnya.

Junas mengatakan, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembinaan dan prestasi tim nasional Indonesia. Terlebih, agenda bola basket nasional dan internasional pada tahun depan cukup padat.

“Harapannya, tahun depan ajangnya akan lebih banyak. November ada FIBA Qualifier, kemudian tahun depan ada SEA Games,” kata dia.

Ya, mudah-mudahan nanti secara langsung maupun tidak langsung, kebijakan yang kita buat ini membuat prestasi tim nasional makin baik,

lanjut Junas.

Meski jumlah pemain asing yang dimainkan bersamaan dikurangi menjadi dua, Junas memastikan jumlah pemain asing yang dapat dikontrak klub tetap tiga pemain.

“Pemain itu nggak ada kepemilikan, tetap tiga,” ujar Junas.

Dengan demikian, klub tetap dapat memiliki tiga pemain asing dalam roster, tetapi hanya dua pemain asing yang dapat dimainkan secara bersamaan di lapangan.

Baca juga:

Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas

IBL Perkuat Kompetisi Usia Muda untuk Pasokan Pemain Timnas Indonesia

Selain perubahan regulasi pemain asing, Junas juga menyoroti pentingnya memperkuat kompetisi kelompok usia muda, khususnya pemain berusia 18 hingga 22 tahun.

Menurut dia, pembinaan kelompok usia tersebut perlu dimaksimalkan agar semakin banyak pemain muda yang dapat masuk ke level profesional.

“Kelompok usia 18 sampai 22 tahun itu kalau kita bisa, misalnya, lebih dimaksimalkan lagi, baik dari programnya maupun dari kompetisinya,” kata Junas.

Dia berharap penguatan kompetisi usia muda dapat memperbesar pool pemain nasional sehingga tersedia lebih banyak pilihan pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Supaya apa? Supaya bisa menyuplai lebih banyak pemain ke liga, kemudian pool pemainnya lebih banyak, lebih banyak juga pilihan untuk kita bisa berprestasi di tingkat nasional dengan pool pemain yang lebih baik,

ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Perbasi Nirmala Dewi menilai forum diskusi dengan media dan pencinta basket menjadi bagian penting untuk memperkuat komunikasi antara federasi dan pemangku kepentingan bola basket.

“Tidak ada organisasi yang sukses kalau komunikasinya tidak baik,” kata Nirmala.

Menurut dia, diskusi tersebut menjadi wadah bagi federasi untuk menerima masukan sekaligus memberikan informasi mengenai perkembangan bola basket nasional.

“Ini adalah bagian dari wadah komunikasi antara kita sebagai federasi dengan teman-teman media atau dengan semua pencinta basket yang ada di ruangan ini,” ujar Nirmala.

Baca juga:

Api Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Padam! China Juara Umum, Sampai Jumpa di Doha 2030

Nirmala berharap forum serupa dapat terus dilakukan sehingga komunikasi antara federasi, media, dan komunitas basket semakin baik.

“Karena ini penting juga buat kita untuk menerima masukan, dan kemudian kita juga memberikan informasi. Mudah-mudahan ke depannya banyak undangan-undangan diskusi seperti ini,” katanya. (Knu)

Baca Artikel Asli