MerahPutih.com - Kanal Youtube GARUDA POLITIK mengunggah video dengan klaim bahwa mantan Gubernur DKI Anies Baswedan resmi dinyatakan sebagai cagub Jakarta di Pilkada 2024.
Dalam gambar pratinjau video tersebut juga disebutkan bahwa mantan pasangan Anies pada Pilpres Februari lalu, Muhaimin Iskandar akan setia menemani Anies bersama partainya, PKB.
Muhaimin memang pernah menjadi Cawapresnya Anies saat keduanya berlaga di Pilkada 2024 lalu.
Sumber: Youtube
Narasi
“BERITA TERBARU~ANIES RESMI DI NYATAKAN CAGUB JAKARTA”
Fakta
Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Setelah menonton keseluruhan video, cuplikan dalam video tersebut merupakan gabungan dari cuplikan video yang tidak saling berkaitan.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Jokowi Berikan Mobil ke Rizky-Mahalini
Sedangkan narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Tempo dengan judul “Muhaimin Iskandar Senang Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta.”
Artikel yang diunggah pada 28 Mei 2024 ini menjelaskan bahwa Cak Imin merasa senang jika Anies Baswedan akan maju dalam kontestasi pemilihan gubernur DKI Jakarta mendatang.
Cak Imin menambahkan bahwa keputusan PKB untuk mengusung Anies dalam Pilkada Jakarta masih menunggu keputusan bersama Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Cabang PKB.
Sebelumnya Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur Jakarta.
Namun Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS berbeda sikap terkait pencalonan Anies Baswedan di pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jakarta. DPP PKS menyatakan bakal memberikan tiket prioritas bagi kader internal untuk maju di palagan Pilkada Jakarta.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: NIK Warga Jakarta Dinonaktifkan Permanen Mulai Juni
Selain itu, pendaftaran peserta Pilkada DKI lewat jalur partai juga belum dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kesimpulan
Informasi yang beredar itu dipastikan hoaks. Video berisi cuplikan yang tidak saling berkaitan. Narasi yang dibacakan hanya pendapat dari Muhaimin Iskandar, apabila Anies Baswedan hendak maju ke Pilgub DKI 2024. (Knu)