MerahPutih.com - Harry Styles mengenang mendiang sahabat sekaligus mantan rekan satu grupnya di One Direction, Liam Payne, melalui sebuah lagu balada emosional berjudul What Is Enough.
Lagu tersebut dibawakan untuk pertama kalinya dalam konser Styles di Madison Square Garden, New York City, pada 16 Oktober 2026.
Penampilan itu menjadi bentuk penghormatan Styles kepada Payne, tepat dua tahun setelah kematian penyanyi tersebut pada Oktober 2024.
Di hadapan penonton, Styles mengungkapkan arti kehilangan seorang teman yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidupnya. Momen tersebut berlangsung pada malam ke-23 dari rangkaian 30 konser residensinya di Madison Square Garden dalam tur Together, Together.
Ada begitu banyak orang dalam hidupku, teman-teman dan orang-orang yang pernah bekerja bersamaku, yang tanpanya aku tidak akan bisa melakukan semua ini. Dan tepat dua tahun lalu hari ini, aku kehilangan salah satu teman itu,
Harry Styles.
Harry Styles Ajak Penggemar Saling Menjaga Saat Menghadapi Kehilangan
Sebelum membawakan What Is Enough, Styles menyampaikan pesan tentang pentingnya saling mendukung ketika seseorang mengalami kehilangan. Pesan tersebut sejalan dengan tema kebersamaan yang diusung dalam tur Together, Together.
Penyanyi berusia 32 tahun itu berharap para penggemarnya dapat saling mengandalkan ketika menghadapi pengalaman kehilangan orang terdekat dalam kehidupan mereka.
“Aku yakin banyak dari kalian pernah mengalami hal serupa. Aku berharap kalian tidak mengalaminya. Namun, pada dasarnya, ini tentang saling menjaga satu sama lain. Ada begitu banyak orang yang telah menyentuh hidupku dengan cara yang begitu istimewa. Tanpa mereka, aku tidak akan berada di sini. Aku akan membawakan sebuah lagu yang kutulis untuk temanku sekitar dua tahun lalu, jika kalian tidak keberatan," ujar Styles.
Setelah menyampaikan pesan tersebut, Styles membawakan lagu yang menggambarkan pergulatannya dalam menghadapi kepergian seorang sahabat dekat.
Baca juga:
Makna Lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles, tentang Hubungan yang Tak Harus Abadi
Lirik 'What Is Enough' Gambarkan Duka Kehilangan Sahabat
Dalam penampilannya, Styles menyanyikan lirik yang menggambarkan upaya mengungkapkan perasaan kepada seseorang yang telah tiada. Salah satu bagian lagu itu berbunyi:
“Aku belum cukup bijaksana, tetapi aku menulis surat untukmu hanya untuk membakarnya dan melihatnya membubung ke atas, seolah-olah kau berada di langit.”
Lirik lainnya menyinggung pengalaman menghadapi kematian seorang teman dan kenangan yang menyertainya.
“Aku bisa menceritakan kepadamu seperti apa rasanya menguburkan teman pada Rabu malam, berkumpul di taman mengelilingi api."
Melalui lagu tersebut, Styles menyampaikan kenangan dan perasaannya terhadap Payne. Penampilan perdana “What Is Enough” pun menjadi bagian dari penghormatan yang ia berikan kepada sahabatnya itu di hadapan para penggemar.
Liam Payne Meninggal pada Oktober 2024 di Buenos Aires
Liam Payne meninggal dunia pada Oktober 2024 setelah terjatuh dari balkon lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires. Ia berusia 31 tahun saat meninggal.
Payne memiliki seorang putra bernama Bear, yang kini berusia sembilan tahun, bersama mantan pasangannya, Cheryl Cole.
Kepergian Payne menjadi kehilangan bagi orang-orang yang mengenalnya, termasuk Styles, yang pernah berbagi perjalanan karier dengannya sebagai anggota One Direction.
Baca juga:
Liam Payne Meninggal Dunia, Jatuh dari Lantai 3 Balkon Hotel
Harry Styles Pernah Ungkap Sulitnya Kehilangan Liam Payne
Setelah Payne meninggal, Styles juga pernah berbicara mengenai kesedihannya dalam menghadapi kehilangan tersebut. Dalam wawancara bersama Zane Lowe untuk Apple Music yang dirilis pada 4 Maret, Styles mengungkapkan bahwa kehilangan seorang teman terasa sangat berat, terlebih ketika mereka memiliki banyak kesamaan.
“Sangat sulit kehilangan teman mana pun, tetapi jauh lebih sulit kehilangan teman yang memiliki begitu banyak kesamaan denganmu. Aku melihat seseorang dengan hati yang begitu baik, yang hanya ingin menjadi hebat," imbuhnya.
Styles juga menyampaikan pandangannya tentang cara terbaik untuk menghormati orang-orang terdekat yang telah meninggal. Baginya, mengenang mereka tidak hanya dilakukan melalui kata-kata atau momen tertentu, tetapi juga dengan menjalani kehidupan sebaik mungkin.
“Dan menurutku, cara terbaik untuk menghormati teman-temanmu yang telah meninggal adalah dengan menjalani hidupmu sepenuhnya," ungkap Styles. (*)