MerahPutih.com - Harry Kane merasa senang tetap bertahan di Bayern Munchen, di tengah adanya minat dari Manchester United terhadap jasanya.
Kane tetap menjadi sosok kunci bagi Bayern Munchen, tetapi kontraknya di Allianz Arena akan segera berakhir pada Juni 2027 mendatang.
Pembicaraan sedang berlangsung mengenai perpanjangan kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya dengan juara Jerman tersebut untuk tiga musim lagi.
Baca juga:
Manchester United tak Dapat Penalti Lawan Fulham, ini Penjelasan Premier League dan VAR
Harry Kane Masih Mau Bertahan di Bayern Munchen
Manchester United sendiri sedang memantau situasi ini. Namun, prioritas utama Kane adalah tetap bertahan di Bayern.
Ia juga masih diminati oleh Tottenham dan sempat dikaitkan dengan Barcelona dalam beberapa bulan terakhir, tetapi kepindahan musim panas mendatang bukanlah agenda utamanya saat ini.
Baca juga:
Liverpool Dihadapkan Masa Depan Florian Wirtz, Bayern Munchen Mulai Bergerak
Kane terus-menerus dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Premier League, karena rekor gol sepanjang masa Alan Shearer masih dalam jangkauannya.
Pemain 33 tahun itu memecahkan rekor pencapaian tercepat 100 gol Bundesliga dalam pertandingan ke-98-nya di kompetisi tersebut.
Manchester United Bakal Usaha Kejar Jarrad Branthwaite
MU juga merencanakan upaya baru untuk mendatangkan Jarrad Branthwaite setelah mendapat penolakan sebelumnya.
Lini pertahanan tetap menjadi akar permasalahan MU, menyusul keputusan mereka untuk tidak memperkuat barisan belakang pada bursa transfer musim panas lalu.
Sumber secara eksklusif mengungkapkan, bahwa MU sedang mempertimbangkan untuk mengajukan penawaran pada Januari 2027 bagi bek tengah Everton, Branthwaite, guna mengatasi masalah mereka.
Baca juga:
Barcelona Bakal Tinggalkan Camp Nou Lagi, Renovasi Stadion Diprediksi Rampung 2028
Tawaran senilai 35 juta poundsterling (Rp 836 miliar) untuk Branthwaite, yang dianggap sangat rendah, ditolak oleh Everton pada 2024. Mereka pun kembali mengajukan tawaran sebesar 50 juta poundsterling (Rp 1,1 triliun), tetapi ditolak.
Everton akan mematok harga tinggi untuk jasanya, terutama karena ia diprediksi akan menjadi pemain reguler di timnas Inggris. (sof)