Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Gara-gara Password '123456', Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor

Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026

Merahputih.com - Kebocoran data yang melibatkan Central Register of Persons (CPR) atau basis data kependudukan Denmark.

Otoritas Denmark mengonfirmasi bahwa data sekitar 8,8 juta orang telah bocor, termasuk nama, alamat, dan nomor CPR.

Baca juga:

Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target

Data yang terdampak tidak hanya mencakup penduduk yang masih hidup di Denmark, tetapi juga orang yang telah meninggal dunia maupun mereka yang sudah pindah ke luar negeri.

Password 123456

Insiden ini menjadi sorotan setelah seorang peretas yang mengaku bertanggung jawab mengatakan kepada surat kabar Denmark, Politiken, bahwa sistem tersebut diduga dapat diakses menggunakan kata sandi sederhana, yakni “123456”.

Menurut pengakuan peretas itu, setidaknya tiga akun milik Pays ApS, perusahaan teknologi informasi yang memiliki akses resmi ke registri CPR, menggunakan kata sandi tersebut.

Baca juga:

Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi

Penyerang mulai mengakses sistem dan diduga menjalankan sekitar 14 juta pencarian otomatis.

Aktivitas tersebut baru terdeteksi setelah seorang staf kementerian menemukan tagihan yang memperlihatkan lonjakan aktivitas tidak biasa dari Pays ApS.

Kata Sandi Mantan Karyawan

Sejumlah laporan juga menyebut akses awal kemungkinan berasal dari kata sandi milik mantan karyawan yang telah bocor. Namun, informasi mengenai jalur masuk penyerang tersebut masih belum sepenuhnya jelas.

Kebocoran data CPR Denmark menjadi pengingat bahwa basis data kependudukan menyimpan informasi yang sangat sensitif.

Ketika sistem semacam ini mengalami kompromi, dampaknya dapat meluas dan berpotensi memengaruhi jutaan orang, sehingga pencegahan, deteksi dini, dan respons insiden harus berjalan beriringan.

Baca Artikel Asli