Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Efek Domino Sanksi Manchester City: Haaland Berpotensi Cabut, Real Madrid dan Barcelona Saling Sikut

Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026

Merahputih.com - Kasus sanksi Manchester City akibat lebih dari 110 dakwaan pelanggaran finansial kini menjadi sorotan utama, karena ancaman hukuman super berat membuat masa depan Erling Haaland dan para pemain bintang lainnya berada di ujung tanduk.

Jika Man City degradasi atau diusir dari berbagai kompetisi elit, sang mesin gol dipastikan bakal langsung angkat kaki dan meramaikan panasnya bursa transfer sepak bola Eropa.

Baca juga:

Bocor Halus! Barcelona Siapkan Tawaran Lebih dari Rp 3 Triliun Buat Bajak Erling Haaland Lewat 'Project Viking'

Ancaman pengurangan poin yang ekstrem tentu bakal menutup rapat peluang The Citizens untuk bersaing merebut trofi Liga Inggris maupun tiket Liga Champions.

Situasi krisis ini otomatis memicu rumor transfer Haaland yang semakin liar, apalagi sang pemain dikabarkan sudah mulai ragu bertahan sejak kepergian Pep Guardiola.

Kondisi ini membuat deretan klub raksasa langsung pasang kuda-kuda untuk menebus klausul rilis Haaland senilai 175 juta Euro yang akan aktif pada tahun 2027 mendatang.

Badai Sanksi Bikin Bintang Man City Gerah

Erling

Hukuman berat yang mengintai kubu biru Manchester bukan cuma ancaman kosong. Risiko turun kasta secara administratif bikin banyak figur penting di dalam tim mulai beres-beres koper.

Pemain-pemain andalan seperti Rayan Cherki, Rúben Dias, hingga rekrutan anyar macam Enzo Fernández dan Ayyoub Bouaddi disebut-sebut bakal mencari pelabuhan baru jika kapal Man City benar-benar tenggelam.

Namun, dari semua nama tersebut, Erling Braut Haaland adalah sosok pertama yang paling mantap untuk menyudahi petualangannya di Etihad Stadium.

Sebagai salah satu pesepak bola terbaik di planet ini, pindah ke klub elit lain untuk mencari tantangan baru adalah opsi paling logis bagi El Cyborg.

Real Madrid dan Barcelona Ikut Mengantre

Duo raksasa Spanyol jelas nggak mau ketinggalan momentum emas ini. Presiden Barcelona, Joan Laporta, rupanya masih memendam mimpi besar untuk mendaratkan mantan penyerang Borussia Dortmund tersebut.

Meski Raphinha saat ini tampil luar biasa tajam mengisi pos nomor '9', pesona dan jaminan gol dari seorang Haaland jelas jauh lebih menggiurkan di mata manajemen Blaugrana dibandingkan opsi lain seperti Julián Álvarez.

Di sisi lain, Real Madrid dikabarkan tengah menyiapkan rencana "cuci gudang" di ruang ganti. Penampilan Vinícius Júnior yang dinilai kurang maksimal belakangan ini membuatnya masuk dalam daftar pantauan.

Jika Los Blancos memutuskan untuk melego pemain asal Brasil tersebut, posisi sayap kiri akan diserahkan penuh kepada Kylian Mbappé, sementara Haaland bakal diplot sebagai ujung tombak utama di Santiago Bernabéu.

Baca juga:

Tsunami di Manchester City, 4 Klub Elit Eropa Ini Bisa Jadi Selamatkan Karier Erling Haaland

PSG Jadi Favorit Utama dalam Perburuan

Meski godaan dari Spanyol sangat kencang, raksasa Prancis Paris Saint-Germain justru muncul sebagai kandidat paling serius. Nasser Al-Khelaïfi siap melakukan manuver gila-gilaan demi mendaratkan striker jangkung asal Norwegia tersebut ke Parc des Princes.

PSG adalah favorit utama dalam lelang untuk mendapatkan Haaland, di mana ia diproyeksikan menjadi pengganti ideal bagi Ousmane Dembélé yang berpeluang hijrah ke Arab Saudi,

lapor media Prancis, Le Parisien.

Jika skenario ini terwujud, pemenang Golden Boy 2020 tersebut bakal segera reuni dan berbagi ruang ganti dengan bintang-bintang top lainnya seperti Ferran Torres dan Fabián Ruiz di Paris dalam waktu dekat.

Baca Artikel Asli