MerahPutih.com - Kelangkaan pangan seperti minyak goreng dan gula pasir dan bahan pokok lainnya, akan menimbulkan efek domino jika tidak segera diselesaikan.
Dampak yang paling serius, menurut Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti, adalah tidak terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat.
Baca Juga:
Warga Jatuh Bangun Berebut Paket Sembako dari Jokowi
"Problematika pangan berdampak pada masalah lain seperti kesehatan, kekurangan gizi, kecerdasan, kinerja dan juga penurunan IPM. Jadi tidak tercukupinya pangan berdampak pada berbagai aspek dan ini sangat membahayakan," kata LaNyalla, dalam keterangannya, Senin (14/3).
Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, lambannya penanganan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, harus dijawab dengan kesungguhan kebijakan teknis dari Badan Pangan Nasional untuk memastikan distribusi pangan terjamin agar masyarakat tenang.
"Saat ini yang diperlukan masyarakat bukan hanya minyak goreng, tetapi hampir semua komoditi bahan pangan pokok yang mulai menghilang di pasaran dan terjadi lonjakan harga yang tidak rasional," ujarnya.
LaNyalla menilai, hal tersebut akan menjadi bumerang bagi pemulihan ekonomi nasional. Sebab, akan banyak keluarga yang terdampak.
"Sementara pemerintah tidak lagi mengeluarkan bansos. Jadi masyarakat kini kesulitan dalam mengelola pengeluaran sehari-hari," imbuhnya.
LaNyalla meminta, pemerintah jangan terus berwacana dalam menyelesaikan permasalahan kelangkaan pangan ini.
"Karena masalah pangan merupakan masalah pokok. Jangan sampai negara tidak hadir saat masyarakat kekurangan makan," katanya.
LaNyalla menegaskan, pemerintah harus gerak cepat mengatasi hal tersebut agar stabilitas harga dapat ditekan dan masyarakat tak kekurangan kebutuhan bahan pangan.
"Saya minta segera putuskan solusinya dan gerak cepat mengatasinya. Kebutuhan masyarakat tak dapat dipenuhi hanya dengan wacana," tegas LaNyalla.(Pon)
Baca Juga:
Jelang Bulan Ramadan, Polisi Datangi Produsen Cegah Penimbunan Sembako