Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Di Tengah Isu MSCI, OJK Yakinkan Pasar Modal Tempat Investasi Jangka Panjang Masyarakat Indonesia

Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 44 menit lalu

MerahPutih.com - Otoitas Jasa Keuangan enggan berspekulasi erkait kemungkinan Indonesia turun status menjadi standalone market dan besaran potensi arus modal keluar (capital outflow). Pemerintah dan otoritas terkait terus berupaya mempertahankan posisi Indonesia sebagai pasar negara berkembang (emerging market).

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi menegaskan, reformasi pasar modal Indonesia akan terus berjalan di tengah sorotan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham domestik.

Reformasi dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas, likuiditas, dan transparansi pasar modal Indonesia, sekaligus memperkuat daya tariknya sebagai tujuan investasi jangka panjang.

Pokoknya reformasi pasar modal jalan terus. Kita melihat bagaimana supaya dukungan Presiden juga, supaya pasar modal Indonesia itu semakin kredibel. Makanya reformasi harus kita lakukan, semakin kredibel, semakin likuid, semakin transparan, dan menjadi rumah untuk long-term investment buat masyarakat Indonesia,

kata Frederica di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10).

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah

Langkah pembenahan pasar modal tidak semata-mata dilakukan sebagai respons terhadap satu penyedia indeks global tertentu. Menurutnya, upaya perbaikan telah berjalan sejak Januari 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kita kan melakukan perbaikan bukan karena satu global index provider tertentu, tapi memang kalau lihat dari Januari, sesuai arahan Bapak Presiden, kita melakukan perbaikan-perbaikan yang masih kurang,

terangnya.

Aspek yang menjadi perhatian dalam reformasi tersebut meliputi integritas, transparansi, dan likuiditas pasar modal. Meski menilai sejumlah indikator pasar modal Indonesia cukup baik dibandingkan negara lain, masih terdapat aspek yang perlu diperkuat, terutama penegakan aturan (enforcement).

OJK telah mengambil langkah penegakan aturan melalui pengenaan denda terbesar sepanjang sejarah pasar modal Indonesia yang diumumkan pada Jumat sebelumnya. Ia memastikan penegakan aturan akan terus dilanjutkan. (*)

Baca Artikel Asli