MerahPutih.com - Dewa United Basketball Academy menjalin kerja sama dengan Genesis Global Community School melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (15/10).
Kolaborasi ini bertujuan menyelaraskan pembinaan olahraga basket dengan pendidikan akademik, sekaligus membuka peluang beasiswa bagi atlet muda berbakat.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pengembangan atlet yang tidak hanya berorientasi pada prestasi di lapangan, tetapi juga mempersiapkan masa depan melalui pendidikan formal.
President Dewa United Academy, Archangela Lina atau Angel mengatakan, Kamis (15/10), pengembangan atlet muda perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan keseimbangan antara olahraga dan pendidikan.
Kami percaya bahwa pendidikan dan olahraga harus dapat berjalan beriringan,
President Dewa United Academy, Archangela Lina.
Menurut Angel, kemitraan dengan Genesis Global Community School diharapkan dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi tanpa mengesampingkan pendidikan.
Baca juga:
Beasiswa untuk Menyeimbangkan Olahraga dan Pendidikan
Melalui program beasiswa ini, kedua pihak berupaya membantu atlet menjalani pembinaan olahraga sekaligus memenuhi kebutuhan akademik. Dengan demikian, atlet diharapkan dapat terus berkembang di lapangan tanpa kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang memadai.
Director Genesis Global Community School, Kenji Seng, mengatakan pihaknya berperan sebagai mitra pendidikan yang berfokus pada keberlangsungan akademik para atlet muda. Sistem pendidikan dirancang agar dapat berjalan selaras dengan jadwal latihan dan kompetisi.
Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak ini tidak perlu memilih antara kelas dan lapangan,
Director Genesis Global Community School, Kenji Seng.
Ia menjelaskan, Genesis memberikan dukungan melalui pendidikan berstandar internasional, kelas penguatan akademik, serta program pengembangan diri yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Para siswa juga mendapatkan pendampingan untuk membangun disiplin, manajemen waktu, dan konsistensi.
Meski demikian, Kenji menegaskan bahwa penerima beasiswa tetap harus memenuhi standar akademik yang berlaku bagi seluruh siswa Genesis.
Baca juga:
Dewa United Basketball Academy Hadir di Gading Serpong, Cetak Atlet Basket Sejak Dini
Seleksi Beasiswa Melibatkan Pelatih dan Orang Tua
Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara berlapis dan melibatkan kedua pihak.
Tahapan seleksi mencakup rekomendasi dari pelatih Dewa United Basketball Academy, seleksi keterampilan, wawancara bersama orang tua, asesmen akademik, hingga wawancara mendalam dengan calon siswa.
“Yang kami cari bukan hanya bakat, tetapi juga komitmen dan kedewasaan. Karena itu, beasiswa ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab,” ujar Kenji.
Proses tersebut menempatkan kemampuan olahraga sebagai salah satu pertimbangan, sekaligus memperhatikan kesiapan akademik, komitmen, dan kedewasaan calon penerima beasiswa.
Baca juga:
Dewa United Basketball Academy Kawah Candradimuka Bintang Timnas Basket Masa Depan
Bangun Generasi Student-Athlete Berprestasi
Dari sisi olahraga, Dewa United Basketball Academy memiliki sistem pembinaan yang mencakup berbagai kategori usia hingga U-18. Program tersebut didukung staf kepelatihan berpengalaman dan fasilitas latihan.
Melalui kemitraan ini, pembinaan basket diharapkan dapat berjalan seiring dengan pendidikan formal sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk melanjutkan perkembangan karier ke jenjang yang lebih tinggi.
Kedua pihak berharap kerja sama tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan generasi student-athlete yang mampu berprestasi di lapangan, memiliki kemampuan akademik yang baik, serta menunjukkan karakter dan kedisiplinan.
Kolaborasi Dewa United Basketball Academy dan Genesis Global Community School juga menegaskan pentingnya sinergi antara institusi olahraga dan pendidikan dalam mempersiapkan atlet muda menghadapi tantangan selama maupun setelah masa karier olahraga mereka. (Knu)