Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas

Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026

MERAHPUTIH.COM - KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah wilayah di luar enam provinsi prioritas penanganan pemerintah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan luas lahan terbakar di wilayah-wilayah tersebut mencapai 572,90 hektare, dengan 465,13 hektare di antaranya dalam penanganan intensif.


Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan sekitar 107,77 hektare lahan telah dipadamkan. Salah satu wilayah yang menghadapi kendala pemadaman yakni Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

“Kebakaran melanda kawasan lereng terjal dan curam dengan luas diperkirakan mencapai 230 hektare,” jelas Berton kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10).


Berton mengatakan proses pemadaman di lokasi tersebut terkendala angin besar yang bertiup tidak menentu. Selain Jawa Tengah, karhutla juga terjadi di Maluku Utara dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 179,13 hektare.

Baca juga:

BNPB Uji Coba Dry Ice untuk Modifikasi Cuaca, Upaya Kurangi Dampak Asap Karhutla

Di Kalimantan Timur dan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), luas lahan terbakar mencapai sekitar 97,77 hektare. Sebanyak 95,77 hektare telah dipadamkan, sedangkan 2 hektare sisanya masih dalam penanganan di kawasan Pemaluan, IKN.

Kebakaran juga tercatat di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, dengan luas sekitar 31 hektare. Sementara itu, di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kebakaran diperkirakan mencapai 20 hektare. Sekitar 10 hektare telah padam, sedangkan 10 hektare lainnya masih ditangani di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo.

Di Sulawesi Utara, kebakaran terjadi di Kabupaten Minahasa Utara dengan luas sekitar lima hektare. Kebakaran di TPA Sumompo, Manado, mencapai sekitar tiga hektare, dengan dua hektare telah padam dan satu hektare masih dalam penanganan.

BNPB juga mencatat kebakaran di TPA Pasir Bajing, Garut, Jawa Barat, seluas sekitar empat hektare, serta di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, sekitar tiga hektare.

Untuk mendukung penanganan karhutla, pemerintah mengerahkan 49 armada udara nasional yang terdiri atas 32 unit untuk operasi pengeboman air atau water bombing dan 17 unit pesawat patroli maupun operasi modifikasi cuaca. BNPB memperkirakan beban penanganan karhutla akan berangsur berkurang seiring masuknya musim hujan di sejumlah wilayah.


Meski demikian, kondisi medan yang sulit dan angin tidak menentu masih menjadi tantangan dalam upaya pemadaman.(knu)

Baca juga:

Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla

Baca Artikel Asli