Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Cerita Kevin Diks Kehabisan 'Bensin' Vs Bangladesh: Tawarkan 2 Opsi ke John Herdman, Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia

Frengky Aruan - Jumat, 02 Oktober 2026

MerahPutih.com - Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks punya cara tak biasa untuk mengatasi kehabisan tenaga saat menghadapi Bangladesh pada laga ketiga Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 1 Oktober malam WIB.

Pemain Borussia Moenchengladbach itu menawarkan dua opsi kepada pelatih John Herdman: diganti atau dimainkan sebagai striker.

Situasi tersebut terjadi pada 30 menit terakhir pertandingan. Kevin mengaku mulai kesulitan menjaga stamina setelah menjalani tiga pertandingan dalam waktu sekitar enam hari. Namun, ia tetap ingin berada di lapangan dan membantu Indonesia mencari gol tambahan.

Baca juga:

Justin Hubner Ungkap Kebingungan Usai Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2, Terlebih Malaysia Merayakan Kemenangan 6-0

Iya, di 30 menit terakhir sangat berat bagi saya. Namun, saya mencoba untuk mendorong semua orang di sekitar saya. Saya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, saya berjuang untuk semua orang yang ada di sekitar,

kata Diks.

"Dan itulah saya berkata kepada pelatih (John Herdman), 'Pelatih, apakah saya perlu digantikan atau menjadi seorang striker? Karena dengan begitu saya bisa tetap di lapangan dan menunggu bola sebentar serta tidak bermain dengan 10 orang'. Jadi, dia setuju dan saya tetap main sebagai seorang striker dan saya mencetak gol," ujarnya.

Keputusan tersebut berbuah manis. Kevin mencetak gol pada menit ke-90+6, yang kemudian dilengkapi gol kelima Mitchell Baker semenit berselang dan membuat Indonesia menang 9-2 serta lolos ke final.

Kevin Diks Bangga Indonesia Mampu Lewati Masa Sulit

Kevin juga mengaku bangga melihat perjuangan rekan-rekannya. Menurutnya, kondisi fisik menjadi tantangan besar karena Indonesia harus menjalani tiga pertandingan dalam rentang waktu hanya sekitar enam hari.

Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna. Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain,

tutur Kevin.

Baca juga:

John Herdman Heran Timnas Malaysia Hancurkan Singapura 6-0: Bagaimana Mungkin?

Bek berusia 29 tahun itu menyebut situasi sulit serupa juga terjadi ketika Indonesia menghadapi Malaysia. Saat itu, Tim Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37.

Di final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia akan menghadapi Thailand di SUGBK, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Kevin menilai Thailand merupakan lawan berkualitas. Namun, ia memilih menikmati keberhasilan Indonesia lebih dahulu sebelum mengalihkan fokus ke partai final.

"Saya sudah sering mendengar tentang mereka. Saya sudah melihat mereka bermain sebentar. Gaya sepak bola mereka bagus. Dan kita lihat saja nanti. Tapi, pertama-tama, kita nikmati saja malam ini, lalu besok fokus pada pertandingan berikutnya, dan nanti kita lihat bagaimana," kata Kevin.

Baca Artikel Asli