Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Cara Paling Mudah Menjaga Jarak Aman Saat Berkendara

Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Maret 2024

Merahputih.com - Kementerian Perhubungan telah membuat peraturan yang mengatur batas kecepatan paling tinggi dan paling rendah, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan.

Namun, Polri juga memiliki rumus untuk menentukan jarak aman, yang dihitung berdasarkan kecepatan mobil yang berada di belakang mobil lain. Rumus ini tercantum dalam buku saku 'Panduan Praktis Berlalu Lintas' yang disebarkan secara gratis untuk umum. Di dalamnya terdapat panduan mengenai cara menjaga jarak berdasarkan kecepatan kendaraan.

Baca juga:

Pelabuhan Ciwandan Diprioritaskan untuk Pemudik Sepeda Motor

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma menegaskan tidak mudah untuk menjaga jarak aman dengan pengendara lain hanya berdasarkan feeling atau insting pengendara saja. Pengendara tidak tahu pasti apakah sudah menjaga jarak dengan aman atau belum.

“Cara paling mudah untuk menjaga jarak dengan pengendara di depan kita adalah dengan menggunakan jarak waktu atau gap dengan pengendara di depan. Jarak minimal adalah 2 detik, sementara jarak paling aman adalah antara 3-4 detik," ujar Ludhy Kusuma.

Baca juga:

PT Eurokars Motor Indonesia Siap Bangun Pusat Perakitan Mazda di Indonesia

Ludhy juga menyebut, dengan menjadikan sesuatu benda atau titik patokan di samping jalan sebagai acuan waktu dalam menghitung gap tersebut.

"Ketika pengendara di depan kita melewati patokan tersebut, misalnya pohon, kita langsung mulai menghitung. Dalam waktu 3-4 detik kemudian, kita harus berada di pohon tersebut," beber dia.

Baca juga:

Sepeda Motor Butuh Fitur Pengeraman ABS untuk Cegah Kecelakaan

Hal ini dapat dilakukan ketika berada pada posisi lalu lintas yang luas dan tidak terlalu padat dengan kendaraan.

"Namun, dalam keadaan lalu lintas yang macet, kita bisa menjaga jarak sekitar satu motor antara motor kita dengan motor yang di depan,” ujar Ludhy.

Baca Artikel Asli