Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Bukan Sekadar Konser, Macklemore Siapkan Tur 'Free Palestine' Usai Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026

MerahPutih.com - Rapper Macklemore mengumumkan tur bertajuk 'Free Palestine' setelah polemik yang melibatkan dirinya dengan musisi Ed Sheeran.

Melalui media sosial, Macklemore menyampaikan tur tersebut akan digelar dalam tiga pertunjukan di Eropa. Konser dijadwalkan berlangsung di Dublin, Irlandia, pada 26 Oktober; Paris, Prancis, pada 29 Oktober; dan London, Inggris Raya, pada 30 Oktober.

Tur 'Free Palestine' akan mempertemukan Macklemore dengan sejumlah artis dan sahabat dalam rangkaian pertunjukan yang berfokus pada Palestina.

Selain menjadi ruang untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina, rangkaian konser tersebut juga ditujukan untuk membantu menyediakan bantuan kemanusiaan dan mendukung gerakan tersebut.

Baca juga:

Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina

Hasil Konser Disalurkan ke Sejumlah Organisasi

Seluruh hasil dari konser akan disalurkan kepada sejumlah organisasi yang bergerak dalam bantuan kemanusiaan dan isu Palestina.

Organisasi yang disebut Macklemore antara lain Anera, Glia, Gaza Soup Kitchen, Taawon, HEAL Palestine, Palestinian Youth Movement, Middle East Children’s Alliance, Jewish Voice for Peace, Medical Aid for Palestinians, Institute for Middle East Understanding, Palestine Children’s Relief Fund, dan UNRWA USA.

Macklemore mengatakan perubahan terkait isu Palestina terlihat dalam tiga tahun terakhir, termasuk meningkatnya dukungan terhadap pembebasan Palestina dan tuntutan terhadap para artis untuk mengambil sikap.

“Jika beberapa minggu terakhir ini menunjukkan sesuatu kepada kita, itu adalah bahwa telah terjadi perubahan selama tiga tahun terakhir. Ada kebangkitan kolektif terkait pembebasan Palestina, kekuatan para miliarder yang berusaha membungkam seruan tersebut, serta apa yang kita harapkan dari para artis saat ini,” tulis Macklemore.

Dia juga menilai sikap apolitis di tengah genosida saat ini sudah tidak memadai karena masyarakat menuntut para musisi untuk hadir dan mengedukasi diri mereka sendiri mengenai isu tersebut.

Menggunakan panggung untuk sesuatu yang lebih dari sekadar hiburan. Melawan ketika seruan untuk membebaskan Palestina dihadapkan pada upaya untuk membungkamnya,

Macklemore.

Macklemore Hubungi Artis yang Bersolidaritas

Macklemore mengaku menghabiskan pekan sebelumnya dengan menghubungi para artis yang telah bersuara dan menggunakan panggung mereka untuk menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina, terlepas dari konsekuensi yang mereka hadapi.

Menurut Macklemore, konser-konser tersebut disiapkan dalam waktu singkat. Ia bersama timnya masih mengatur jadwal dan berbagai detail lainnya.

Dia menegaskan, “ini adalah waktu untuk membangun momentum, dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan”.

Baca juga:

Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina

Berawal dari Polemik dengan Tur Ed Sheeran

Pengumuman tur “Free Palestine” tersebut muncul setelah Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran.

Macklemore sebelumnya mengumumkan akan menyumbangkan seluruh bayaran sebesar 1 juta dolar AS yang diterimanya dari tur tersebut kepada organisasi-organisasi yang mendukung Palestina.

Dia dikeluarkan dari tur Ed Sheeran setelah pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, menolak Macklemore tampil di tempat tersebut karena dukungan vokalnya terhadap Palestina.

Menurut laporan tersebut, Kraft juga diduga menghubungi pemilik stadion lain untuk meminta mereka melarang Macklemore tampil. Langkah itu kemudian membuat promotor tur mengeluarkan rapper tersebut.

Kraft menanggapi dengan mengatakan bahwa dia dan Sheeran masing-masing akan menyumbangkan 2 juta dolar AS untuk “membantu kawasan tersebut dalam menghadapi krisis kemanusiaan”. Namun, tidak disebutkan organisasi tertentu yang akan menerima dana tersebut.

Baca juga:

Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul

Kontroversi Bermula dari Penampilan Macklemore

Macklemore pertama kali menuai kontroversi setelah penampilan pembukanya untuk Sheeran di MetLife Stadium pada awal September.

Dalam penampilan tersebut, Macklemore menyampaikan pesan dukungan terhadap Palestina serta menampilkan sejumlah gambar terkait di atas panggung.

Ed Sheeran kemudian turut mendapat kritik setelah keputusan tersebut. Sejumlah pihak menilai Sheeran bersikap mundur, tidak mendukung Macklemore, dan berusaha menghindari keberpihakan dalam isu tersebut.

Sheeran membahas kontroversi itu saat konsernya di Philadelphia pekan lalu. Dia mengatakan “berusaha sepanjang karier untuk tidak menjadi komentator politik dalam bentuk apa pun karena ingin musik dan pertunjukannya berbicara tentang persatuan". (*)

Baca Artikel Asli