Bodo/Glimt vs Manchester City: Tuan Rumah Pasrah, Haaland Didoakan Lelah

Selasa, 20 Januari 2026 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Manchester City membawa beban berat saat terbang ke Norwegia untuk menghadapi Bodo/Glimt pada matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026.

Laga yang akan berlangsung di Aspmyra Stadion, Rabu (21/1) pukul 00.45 WIB ini, menjadi pertaruhan harga diri bagi skuad asuhan Pep Guardiola yang tengah mengalami tren negatif.

Datang dengan modal empat laga beruntun tanpa kemenangan di Premier League, termasuk kekalahan menyakitkan dari Manchester United, City mengincar kemenangan mutlak. Tujuannya jelas yaitu mengamankan posisi delapan besar demi mengunci tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.

Meski City sedang dalam kondisi limbung, pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, mengaku tetap waspada tinggi. Ia menyadari perbedaan level yang mencolok antara timnya dengan raksasa Inggris tersebut.

Baca juga:

Performa saat Kalahkan City Jadi Standar bagi Manchester United, Michael Carrick: Konsistensi adalah Kunci

Menariknya, Knutsen secara blak-blakan mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki formula ajaib untuk menghentikan Erling Haaland selain berharap pada faktor fisik sang pemain.

"Kami tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan Haaland kelelahan, tetapi kami berharap dia kelelahan," ujar Knutsen sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA.

Harapan Knutsen bukan tanpa alasan. Haaland tercatat gagal mencetak gol dalam tiga laga terakhirnya. Padahal, penyerang asli Norwegia ini merupakan mesin gol utama The Citizens dengan koleksi 26 gol dari 30 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Jadwal padat yang menghimpit City di awal 2026 dianggap menjadi celah bagi tuan rumah untuk mencuri poin.

Ujian Mental di Aspmyra

Secara statistik, Manchester City sebenarnya masih jauh diunggulkan. Lawan mereka, Bodo/Glimt, sudah tidak merasakan atmosfer pertandingan kompetitif sejak 10 Desember tahun lalu.

Baca juga:

5 Poin Krusial Michael Carrick di Laga Perdana Kontra Manchester City

Selain itu, rekor kandang Bodo/Glimt di Liga Champions musim ini juga tergolong buruk karena gagal menang dalam tiga laga beruntun di Aspmyra.

Namun, faktor cuaca ekstrem Norwegia dan kelelahan mental penggawa City setelah rentetan hasil buruk bisa menjadi pembeda. Pep Guardiola harus memutar otak agar Haaland dan kawan-kawan kembali menemukan ketajaman mereka sebelum ambisi melaju jauh di Eropa terancam kandas.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan