Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Belanja Bari 50 Persen, Pramono Perintahkan Anak Buah Percepat Belanja

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 30 menit lalu

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan realisasi pendapatan daerah DKI Jakarta hingga 30 September 2026 mencapai Rp 44,98 triliun atau 62,95 persen dari target Rp 71,45 triliun.

Sebagian besar pendapatan daerah Jakarta bersumber dari penerimaan pajak. Sementara itu, penerimaan pembiayaan daerah mencapai Rp 6,46 triliun atau 64,43 persen dari target Rp 9,88 triliun. Adapun pengeluaran pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp 2,02 triliun atau 28,74 persen dari pagu Rp 7,04 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta jajarannya agar segera menyelesaikan proyek yang telah direncanakan agar realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak menumpuk pada akhir tahun.

Dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan III tahun 2026 di Balai Kota, realisasi belanja APBD DKI Jakarta tercatat baru mencapai Rp 40,40 triliun atau 54,39 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 74,29 triliun hingga 30 September 2026.

Baca juga:

Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen

Saya secara khusus telah meminta kepada perangkat daerah untuk segera menyelesaikan kegiatan sehingga tidak menumpuk di ujung tahun,

kata Pramono dalam kegiatan tersebut, Rabu (21/10).

Kegiatan belanja daerah kerap kali terjadi pada akhir tahun. Hal itu menjadi kebiasaan yang sering kali terjadi baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kegiatan yang baru dikebut menjelang akhir tahun dapat menyebabkan penumpukan pekerjaan pada November dan Desember.

Karena ini selalu menjadi tradisi baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, semuanya ditumpuk di ujung tahun, apakah November, Desember, dan sebagainya,

ungkap Pramono.
Baca Artikel Asli