Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Begini Persiapan Mitigasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem

Zulfikar Sy - Kamis, 23 September 2021

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah melakukan kesiapan mitigasi guna mengurangi risiko bencana banjir dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Program yang dijalankan BPBD adalah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, khususnya wilayah rawan banjir dan menyebarkan buku panduan pada warga dalam mengurangi risiko bencana.

"Kemudian kita melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga relawan untuk persiapan menghadapi musim hujan sesuai arahan Pak Gubernur," kata Plt Kepala BPBD DKI Sabdo Kurnianto saat dikonfirmasi awak media, Kamis (23/9).

Baca Juga:

BMKG Prediksi 27 Wilayah Ini Alami Cuaca Ekstrem

"Mempersiapkan perahu, ban dalam, kemudian masyarakat harus juga bisa melakukan evakuasi bersama atau mandiri dengan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19," papar Sabdo menyambungkan.

Buku panduan tersebut disebarkan BPBD melalui melalui ketua RT dan RW setempat.

"Iya betul, melalui kelurahan, lurah, RT, RW terutama daerah-daerah terdampak. Tahun lalu sudah kita sebarkan," jelasnya.

Ilustrasi perkiraan cuaca di wilayah Indonesia. Foto ANTARA
Ilustrasi perkiraan cuaca di wilayah Indonesia. Foto ANTARA


Mitigasi banjir yang dilakukan Pemprov DKI adalah pengerukan waduk-waduk, kali dan sungai. Tapi, BPBD sejauh ini belum tahu berapa capaian pengerukan tersebut yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Sabdo bilang, Gubernur Anies Baswedan tetap menargetkan, banjir di Jakarta sebisa mungkin harus surut 6 jam, setelah hujan reda.

"Diharapkan Pak Gubernur tadi kurang dari 6 jam, kecuali hujan ekstrem ya karena kita punya drainase itu hanya 100 mm hujan," paparnya.

Baca Juga:

Sejumlah Daerah Terancam Dilanda Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Hati-hati

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan terjadi pada bulan Januari dan Februari.

"Teman-teman SPKD arahan pimpinan betul-betul kita bekerja, kolaborasi melakukan mitigasi struktural dan nonstruktural," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 24 Wilayah Tanah Air

Baca Artikel Asli